EkonomiNasional

Stabilkan Harga, Produsen Siapkan 11 Juta Minyak Goreng Rp 14 Ribu per Liter

Minyak goreng murah yang disalurkan pengusaha 11 juta liter dapat membantu 12 persen dari kebutuhan masyarakat berpendapatan rendah per bulan.

Pengusaha tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) dan Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) bekerja sama dengan ritel modern anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyediakan minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 11 juta liter seharga Rp14.000 per liter di tengah tren kenaikan minyak goreng saat ini.

Pemerintahpun mengapresiasi komitmen pelaku usaha tersebut. Apalagi saat ini harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku minyak goreng mengalami kenaikan.

“Diharapkan langkah tersebut segera diikuti produsen minyak goreng lainnya untuk menambah ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana di masyarakat saat ini,” ucap Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, Jakarta, Rabu (17/11).

Oke menambahkan, penyediaan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga terjangkau dilakukan minimal hingga menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Adapun penyalurannya sudah mulai dilakukan dititik-titik yang sudah ditentukan.

“Penyalurannya telah dimulai pada awal November di AEON Jakarta Garden City (JGC) dan segera akan diikuti ritel modern lainnya. Penjualannya dibatasi 1 kemasan per orang per hari,” jelas Oke.

Saat ini, harga CPO Dumai dilaporkan sebesar Rp12.700 per liter atau naik 5,06 persen dibandingkan bulan lalu. Berdasarkan pantauan Kemendag, harga minyak goreng per 12 November 2021 lalu tercatat sebesar Rp16.500 per liter untuk minyak goreng curah, Rp16.800 per liter untuk minyak goreng kemasan sederhana, dan Rp18.300 per liter untuk minyak goreng kemasan premium.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *