Sabtu, Juni 13, 2026

Bata Tutup Pabrik, Sering Dikira Produk Lokal Aslinya Mereka dari Eropa

MELIHAT INDOENSIA – Siapa tidak kenal produk sepatu dan sandal dengan merek Bata?

Desain sederhana namun nyaman dipakai, dan harganya yang terjangkau mebuat produk yang kerap disangka asli Indonesia ini, menjadi primadona alas kaki dalam waktu yang sangat lama.

Namun, pekan lalu PT Sepatu Bata (Tbk) BATA mengumumkan penghentian fasilitas produksi di Purwakarta, Jawa Barat.

Keputusan ini disampaikan oleh manajemen sepatu Bata dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Director & Corporate Secretary Sepatu Bata, Hatta Tutuko mengatakan, penutupan tersebut diakibatkan perusahaan yang mengalami kerugian selama empat tahun.

Selain itu, perusahaan Bata juga menghadapi tantangan industri akibat pandemi dan perubahan perilaku konsumen yang begitu cepat.

“Perseroan sudah tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta, karena permintaan pelanggan terhadap jenis produk yang dibuat di Pabrik Purwakarta terus menurun dan kapasitas produksi pabrik jauh melebihi kebutuhan yang bisa diperoleh secara berkelanjutan dari pemasok lokal di Indonesia,” tulis Hatta dalam keterangan tertulis.

Belum banyak orang Indonesia yang tahu, perusahaan sepatu Bata berasal dari Republik Ceko yang didirikan oleh tiga bersaudara, Tomas, Anna, dan Antonin Bata.

Mengutip laman resmi The Bata Company, perusahaan sepatu Bata didirikan oleh Tomas, Anna, dan Antonin Bata pada 21 September 1894 di Zlin, Repubulik Ceko.

Ketiga bersaudara tersebut merupakan generasi kedelapan dari keluarga Bata yang mempunyai bisnis sepatu selama turun menurun.

Sebelumnya, bisnis milik keluarga Bata hanya berbentuk bengkel tradisional yang dijalankan satu orang saja.

Mereka akhirnya menggantikan bisnis tradisional tersebut dan memulai perusahaan dengan mempekerjakan 10 orang.

Pada 1897, perusahaan tersebut mulai menggunakan mesin modern yang dijalankan oleh uap dan berhasil menjadi perusahaan sepatu massal pertama di benua Eropa.

Lalu pada 1899, toko Bata pertama dibuka di Zlin, Republik Ceko dan enam tahun kemudian, yaitu pada 1905 produksinya terus meningkat hingga mencapai 2.200 pasang sepatu setiap harinya.

Hal tersebut menjadikan perusahaan Bata sebagai produsen alas kaki terbesar di Eropa pada masa itu.

Perusahaan sepatu Bata mulai melakukan ekspansi ke berbagai negara di Eropa, Asia, dan Amerika pada 1930-an.

Beberapa negara menggunakan nama perusahaan yang berbeda-beda, seperti Cali-Bata di Jawa (saat itu masih Hindia-Belanda), Bataville di Perancis, Batanagar di India, Batatuba di Brazil, dan Batawa di Kanada.

Kemudian pada 1938, Bata sudah berdiri di lebih dari 30 negara, memiliki 5.300 toko di seluruh dunia, dan menjual 60 juta pasang sepatu per tahun.

Pada 2024, Bata diakui oleh Guinness World Records sebagai produsen dan pengecer sepatu terbesar di dunia. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.