Selasa, Juni 2, 2026

Disdikbud Jateng Tolak Tuntutan Ortu Pengguna Piagam Palsu pada PPDB Semarang

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Disdikbud Jawa Tengah menolak tuntutan orang tua siswa yang menggunakan piagam “palsu” untuk mendaftar PPDB jalur prestasi di Kota Semarang

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah mengatakan tidak bisa memenuhi tuntutan untuk memasukkan nama 69 calon peserta didik ke dalam kuota cadangan PPDB SMAN dan SMKN 2024.

“Penetapan cadangan sudah tersistem dalam seleksi PPDB, sehingga tidak dapat diubah,” ucap Iswatun, Kamis (11/7/2024) malam.

Disdikbud juga tidak bisa memenuhi tuntutan ortu yang ingin mengganti piagam bermasalah dengan piagam lain sesuai kejuaraan yang diikuti anaknya.

Sebab, kata Uswatun, tahapan verifikasi berkas PPDB sudah selesai, bahkan jadwal daftar ulang terakhir Jumat (12/7/2024) ini.

Sebelumnya, ortu membawa serta anaknya menggeruduk kantor Gubernuran untuk memprotes hasil investigasi piagam kejuaran Malaysia International Virtual Band Championships 2022.

Piagam tersebut digunakan 69 anggota grup marching band Gita Bahana Smepsa (SMP Negeri 1 Semarang) untuk mendaftar sejumah sekolah negeri favorit di Kota Semarang.

Hasil investigasi menyimpulkan bahwa piagam tersebut diragukan keabsahannya sehingga tidak bisa digunakan sebagai komponen penambahan nilai pada PPDB jalur prestasi. (bhq)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.