Minggu, April 19, 2026

Bupati Blora Siapkan Relokasi Warga di Sekitar Sumur Minyak Ilegal

Pasca-kebakaran hebat di sumur minyak ilegal Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, yang merenggut empat korban jiwa, Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya dengan rencana relokasi warga yang tinggal dekat zona rawan bahaya.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, pemerintah daerah masih mengkaji jumlah rumah yang berpotensi masuk dalam rencana relokasi.

“Ya nanti akan kita pelajari, akan kita kaji. Soal relokasi akan kita bahas lebih lanjut. Yang terdampak ini berapa rumah, nanti akan kita rapatkan,” ungkapnya, Senin (25/8/2025).

Saat ini, warga terdampak masih bertahan di posko pengungsian dengan pengawasan ketat dari pemerintah daerah.

“Kalau sudah aman, langkah selanjutnya para pengungsi kita kembalikan lagi ke rumah masing-masing,” tambah Arief.

Meski api sudah berhasil dipadamkan setelah berkobar selama sepekan, lokasi kejadian tetap dipantau ketat. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tidak ada potensi gas berbahaya yang mengancam keselamatan warga.

Selain itu, Bupati menegaskan upaya penanganan sumur minyak ilegal akan ditindaklanjuti bersama pemerintah pusat.

“Sumur minyak ilegal yang membahayakan, apalagi dekat pemukiman, akan direkomendasikan untuk ditutup. Sementara sumur yang memiliki izin dan sesuai ketentuan akan tetap diizinkan beroperasi,” tegasnya.

Pemkab Blora memastikan fokus utama saat ini adalah keselamatan, kenyamanan, dan pemulihan kondisi warga terdampak sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.