Sabtu, April 18, 2026

Viral Pernyataan Soal Ahli Gizi, Wakil Ketua DPR Cucun Akhirnya Minta Maaf dan Akui Kesalahan

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dalam forum konsolidasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu kegaduhan setelah potongan videonya viral dan dianggap meremehkan profesi ahli gizi. Dalam video tersebut, Cucun menanggapi usulan dalam forum bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berangkat dari hasil RDP Komisi IX DPR dan BGN terkait kelangkaan tenaga ahli gizi.

“Di forum berkembang ada usulan. Yang mengusulkan justru ahli gizi sendiri. Mereka tidak mau ada embel-embel kalau nanti mau mengubah istilah. Tapi kan itu tidak mungkin, sudah ada di perpres,” kata Cucun di Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025). Ia menjelaskan ucapannya muncul saat merespons pendapat di forum tersebut.

“‘Jangan ada embel-embel lagi ahli gizi’. Saya respons, kalau keinginan demikian, nanti profesi panjenengan semua diganti. Habis. Nanti yang masuk bukan ahli gizi. Itu penjelasan saya,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung menuai kritik keras dari komunitas ahli gizi dan tenaga kesehatan, termasuk dr Tan Shot Yen. Ia menilai komentar Cucun menunjukkan ketidakpahaman terhadap profesi gizi.

“Sebetulnya sudah jelas ngaco, artinya tidak paham profesi ahli gizi,” ujar dr Tan. Ia mengibaratkan penggantian ahli gizi dengan profesi lain seperti “Ibarat pilot diganti dengan petugas darat yang dilatih simulasi 3 bulan, tahu-tahu menerbangkan pesawat. Ya jatuh lah.”

Menurutnya, pembuat kebijakan harus memahami perbedaan jabatan struktural dan fungsional. “Mulai mikir dari situ kenapa ahli gizi tidak bisa diganti jika memang mau makanan kalian bergizi,” tegasnya. Ia menyebut pihak yang menyatakan ahli gizi bisa diganti sebagai orang yang “bicara tanpa paham duduk perkara.”

Setelah kontroversi meluas, Cucun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial dan dalam pertemuan dengan tenaga gizi.

“(Sampaikan permintaan maaf) Saya sudah sampaikan di media sosial saya. Bahkan semalam kita diskusi sama Ketua Persagi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pernyataannya sebelumnya merupakan bentuk miskomunikasi dan mengakui pentingnya peran ahli gizi dalam program MBG.

“Dalam pelaksanaan program MBG, ahli gizi sangatlah penting. Mereka yang memahami pola konsumsi, kebutuhan mikro dan makro nutrien, hingga pemetaan kelompok rawan gizi. Jadi saya mengoreksi pernyataan saya sebelumnya,” kata Cucun.

Program MBG sendiri merupakan agenda pemerintah untuk mengatasi stunting dan ketimpangan gizi. Cucun menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan masukan para ahli demi keberhasilan program tersebut.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.