Jumat, April 3, 2026

BGN Pastikan Gaji SPPG Tak Berubah Meski MBG Disalurkan 5 Hari

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan tidak ada perubahan gaji bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meski terjadi penyesuaian hari penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyaluran MBG untuk sebagian besar wilayah kini disesuaikan menjadi lima hari dalam sepekan mengikuti hari belajar sekolah.

Namun, Dadan menegaskan kebijakan tersebut tidak berdampak pada besaran gaji maupun biaya per porsi makanan.

“Tidak, tetap. Kan selama ini juga segitu,” ujar Dadan saat ditemui di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa biaya per porsi MBG tidak mengalami perubahan.

Meski begitu, BGN tetap memberikan perlakuan khusus bagi wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.

Program MBG akan tetap disalurkan selama enam hari dalam sepekan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Menurut Dadan, kebijakan tambahan satu hari pada Sabtu merupakan langkah strategis untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari.

“Ini penting agar tidak ada kekosongan asupan gizi, terutama di daerah dengan risiko stunting tinggi,” ujarnya.

Penetapan wilayah prioritas didasarkan pada data Kementerian Kesehatan melalui Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Data ini menjadi acuan utama dalam menentukan daerah yang membutuhkan intervensi lebih intensif, terutama di kawasan Indonesia timur, Sumatera, dan Papua.

Dalam implementasinya, BGN menggandeng dinas pendidikan dan dinas kesehatan daerah untuk memastikan akurasi data penerima manfaat. Pendataan dilakukan secara rinci, mulai dari jumlah sekolah, jumlah siswa, hingga tingkat stunting di masing-masing wilayah.

BGN menegaskan, ketepatan data menjadi kunci keberhasilan program.

“Program ini menyangkut masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” tegas Dadan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap program MBG tidak hanya menjaga kecukupan gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting nasional.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.