Aksi demonstrasi sejumlah aliansi masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (25/8), berakhir ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan aparat keamanan.
Awalnya, massa hanya melakukan orasi di depan gedung DPR, namun situasi memanas ketika kelompok demonstran mencoba bergerak ke arah belakang gedung.
Aparat yang berjaga langsung melakukan tindakan pencegahan dengan menghadang pergerakan massa.
Untuk membubarkan kerumunan, petugas mengerahkan mobil water cannon yang menyemprotkan air ke arah demonstran.
Tindakan ini memicu suasana semakin tegang hingga terjadi saling dorong antara massa dengan aparat.
Sedikitnya enam orang demonstran diamankan aparat.
Mereka langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan, termasuk barang-barang bawaan yang dicurigai dapat memicu kericuhan.
Aparat kepolisian di lokasi menyatakan bahwa pembubaran massa dilakukan karena situasi sudah dianggap tidak kondusif dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan lebih besar.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar kawasan Senayan sempat tersendat akibat massa aksi dan pengamanan ketat dari aparat.
Insiden ini menambah catatan panjang dinamika aksi demonstrasi di ibu kota, terutama di sekitar kompleks parlemen yang kerap menjadi titik utama penyampaian aspirasi masyarakat.