MELIHAT INDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencari keberadaan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep.
KPK bermaksud memanggil Kaesang untuk memberikan klarifikasi perihal penggunaan jet pribadi, saat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, pergi ke Amerika Serikat (AS) bersama sang istri, Erina Gudono.
Flexing Kaesang-Erina membuah ehobh publik. Hal ini lantaran ada dugaan jet pribadi tersebut merupakan bagian dari gratifikasi kepada keluarga kepala negara.
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengatakan KPK sedang mengonsep surat undangan pemanggilan untuk Kaesang. Namun, saat ini, KPK tak mengetahui di mana keberadaan Kaesang.
“Surat (undangan panggilan) sedang dikonsep, saya tidak tahu posisi bersangkutan (Kaesang) saat ini ada di mana,” ujarnya, kemarin.
Alexander menegaskan, KPK mengundang Kaesang untuk datang ke Gedung Merah Putih untuk memberikan klarifikasi perihal jet pribadi yang menghebohkan publik.
Ya-lah, (Kaesang ke KPK), masa kita harus datang ke sana, ngapain gitu?”
KPK menjelaskan, Kaesang perlu melakukan klarifikasi terkait dugaan gratifikasi jet pribadi walau statusnya bukan sebagai penyelenggara negara.
Klarifikasi dinilai penting karena Kaesang berasal dari keluarga penyelenggara negara. Ia adalah anak Presiden, kakak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, adalah Wakil Presiden terpilih, sementara iparnya adalah Wali Kota Medan.
Selain KPK yang mengaku tidak tahu keberadaan Kaesang, PSI juga mengaku tak tahu di mana ketua umumnya tersebut saat ini berada. Diketahui, Kaesang adalah Ketua Umum PSI, tiga hari setelah ia menjadi kader.
Wakil Dewan Pembina PSI sekaligus Staf Khusus Presiden Jokowi, Grace Natalie, menyatakan tak mengetahui di mana Kaesang berada.
“Enggak tahu,” kata Grace. (*)