Kegiatan bersepeda bersama aparatur sipil negara (ASN) mewarnai suasana pagi di Semarang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Aktivitas ini tak sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan penting tentang budaya hemat energi di lingkungan pemerintahan.
Rute gowes melintasi sejumlah titik strategis kota, mulai dari Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Imam Bonjol, hingga Tugu Muda, sebelum kembali ke Kantor Gubernur. Para ASN terlihat antusias mengikuti kegiatan yang sarat pesan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menekankan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil. Ia mengajak ASN untuk menjadikan penghematan energi sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar menjalankan aturan.
“Jangan hanya karena aturan atau surat edaran, tapi jadikan sebagai budaya. Kalau sudah terbiasa, maka ini akan menjadi gerakan bersama yang berdampak luas,” ujarnya pada Kamis, 9 April 2026.
Di sisi lain, perhatian publik turut tertuju pada sepeda yang digunakan oleh gubernur. Berdasarkan pengamatan, sepeda tersebut diduga merupakan Specialized Turbo Levo, yakni sepeda listrik kategori e-MTB dengan desain modern dan full-suspension.
Sepeda ini dilengkapi motor terintegrasi dan baterai tersembunyi di rangka, memberikan tampilan futuristik sekaligus dukungan tenaga saat dikayuh, sehingga cocok digunakan di berbagai medan termasuk perkotaan.
Dari sisi harga, sepeda listrik premium ini diperkirakan berada di kisaran Rp130 juta hingga Rp190 juta di pasar Indonesia, bahkan untuk varian tertinggi dapat menembus lebih dari Rp250 juta.
Sorotan warganet pun tak hanya pada nilai sepeda, tetapi juga pada pesan yang dibawa. Penggunaan sepeda listrik dinilai sejalan dengan upaya pengurangan emisi dan efisiensi energi yang tengah didorong pemerintah.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong gaya hidup ramah lingkungan. Dengan keterlibatan ASN, diharapkan kebiasaan hemat energi dapat meluas dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.