Sabtu, April 18, 2026

Istana Minta Maaf Soal Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis, Janji Evaluasi dan Perbaikan

Istana Negara menyampaikan permintaan maaf terkait kembali munculnya kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah sesuatu yang diharapkan pemerintah.

Kasus keracunan MBG tercatat terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dan Garut, Jawa Barat. Ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG, bahkan beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Prasetyo menegaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dengan cepat. “Kami meminta maaf atas peristiwa yang tidak diinginkan ini dan memastikan korban ditangani sebaik mungkin,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Evaluasi ini mencakup mitigasi, perbaikan standar operasional prosedur (SOP), serta pemantauan dapur penyedia MBG (SPPG).

Prasetyo menambahkan, jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran dalam pelaksanaan program, pemerintah tidak segan menjatuhkan sanksi. Namun, ia menekankan sanksi itu tidak boleh sampai mengganggu keberlanjutan distribusi MBG agar masyarakat tetap mendapatkan manfaatnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.