MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Pihak kepolisian diduga pernah mengintervensi keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy siswa SMKN 04 Semarang yang jadi korban penembakan oknum polisi.
Polisi diduga meminta keluarga agar menandatangani surat dan membuat video pernyataan agar tidak memperpanjang kasus tewasnya Gamma.
“Rombongan polisi datang Senin malam. Kami diminta membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, supaya tidak ke mana-mana,” ujar perwakilan keluarga yang belum berkenan disebutkan namanya, Minggu (1/12/2024).
“Kami disuruh bikin video pernyataan juga. Tapi setelah kami diskusi dengan keluarga, akhirnya kami memutuskan tidak mau menuruti permintaan itu,” imbuhnya saat ditemui di Kota Semarang.
Namun, menurutnya upaya intervensi dilakukan secara halus. Pasalnya, mereka kemudian menghomati keputusan keluarga yang menolak menuruti permintaan itu.
Saat ini pihak keluarga telah melaporkan kasus kematian Gamma ke polisi. Ia melaporkn oknum polisi berinisial R atas dugaan pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebelumnya diberitakan, anggota Paskibra SMKN 4 Semarang bernama Gamma Rizkynata Oktafandy tewas usai mengalami luka tembak.
Siswa kelas XI Teknik Mesin tersebut diduga ditembak oleh oknum polisi saat melintas di kawasan Jalan Candi Penataran, Kalipancur, Kota Semarang Minggu (24/11/2024) dini hari. (*)