Jumat, April 3, 2026

Mas Dhito Cek Langsung Progres Gedung Pemkab Kediri Yang Sudah 68%

Upaya pemulihan gedung Pemerintah Kabupaten Kediri pasca kerusuhan Agustus 2025 terus berjalan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turun langsung meninjau perkembangan pembangunan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.

Mas Dhito menyebut proses pembangunan gedung perkantoran tersebut masih terus berjalan. Setelah melakukan pengecekan langsung dan melihat ruangan dalam gedung pihaknya menilai pekerjaan yang dilakukan cukup baik.

“Ini masih 68 persen jadi masih (progres) tersisa 32 persen,” kata Mas Dhito usai mengecek Kantor Bupati/Wakil Bupati di dalam komplek Kantor Pemerintahan tersebut.

Didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Purnama usai mengecek Kantor Bupati/Wakil Bupati, pengecekan dilanjutkan ke Gedung Sekretariat Daerah.

Gedung di komplek perkantoran yang direhab tersebut secara struktur bangunan tidak banyak berubah. Mas Dhito melihat pekerjaan yang dilakukan cukup cepat dan diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga kembali dapat ditempati.

Berkaca dari kejadian aksi anarkis yang menghanguskan gedung di Komplek Kantor Pemkab Kediri tersebut, bangunan yang direhab kini dilengkapi sistem pengamanan yang memadai seperti pendeteksi api.

“Ada beberapa hal yang diperhatikan, salah satunya faktor pengamanan, seperti emergency exit dan sistem pemadam, kemarin yang belum ada itu sistem pemadamnya,” ungkap Mas Dhito.

Meski dilengkapi sistem pengamanan yang memadai, Mas Dhito berharap kejadian yang tidak diinginkan tidak kembali terjadi. Selain melakukan pekerjaan rehab gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, pelaksana proyek yang sama juga mengerjakan pembangunan Sekolah Rakyat di Plosoklaten.

Mas Dhito berharap proses pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat selesai sesuai target. Untuk mengejar pekerjaan penambahan pekerja pun bakal dilakukan dari 524 pekerja yang ada saat ini akan ditambah menjadi 800 pekerja.

“Semoga tahun ini (anak-anak yang masih menempati gedung sementara di Balai Pengembangan Kompetensi (BPK) ASN milik Pemkab Kediri di Tarokan) bisa pindah ke Sekolah Rakyat yang kita siapkan di Plosoklaten,” pungkas Mas Dhito.

Pemerintah daerah pun menargetkan seluruh proyek dapat rampung tepat waktu agar pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.