MELIHAT INDONESIA, MAKKAH – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menemukan adanya pencatutan merek dalam penyediaan bahan baku pangan bagi jemaah haji RI. Faktanya, bahan baku dengan merek RI ini didatangkan negara lain, bukan dari Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dalam pengecekan tempat katering jemaah haji RI di Makkah pada Selasa (12/6/2026).
Marwan mengatakan, secara umum, penyediaan katering bagi jemaah haji RI sudah baik dari sisi pengolahan, tempat produksi, hingga pengantaran tak ada masalah. Namun, menurut Marwan, persoalannya adalah bahan baku yang digunakan dalam mengolah konsumsi jemaah RI ini belum menonjolkan merek dalam negeri.
“Problemnya adalah karena sudah membuat keputusan ketentuan bahan baku harus Nusantara, maka pihak lain mencaplok merek Nusantara, seperti Pandan Wangi, Rojo Lele, dan macam-macam,” kata Marwan.