MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan kehidupan pribadinya yang jarang diketahui publik. Dalam sebuah acara resmi di Kementerian HAM, Pigai bercerita bahwa selama 13 tahun terakhir ia tidak memiliki istri dan hanya menjalin hubungan dengan tiga orang kekasih yang, menurutnya, selalu diperlakukan dengan baik.
Dalam pidatonya pada acara Pengangkatan Dalam Jabatan Pejabat Manajerial Kementerian HAM, Pigai menyoroti pentingnya integritas dan etika bagi pejabat kementerian. Ia menyatakan bahwa setiap orang yang dipilih menduduki jabatan strategis melalui proses seleksi ketat berdasarkan rekam jejak dan nilai-nilai moralitas.
“Saya selalu mempelajari rekam jejak, termasuk etika, moralitas, integritas, dan komitmen anti korupsi. Itu yang utama,” ungkap Pigai dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kementerian HAM, Kamis (2/1).
Pigai juga memperingatkan pejabat kementeriannya untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak reputasi, seperti berjudi. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi baik dalam bentuk daring maupun langsung.
“Judi online atau offline itu tidak boleh. Kalau ada yang melakukannya, langsung saya copot dari jabatannya,” tegasnya.
Selain judi, Pigai juga menyinggung tentang hubungan antarpegawai, khususnya yang melibatkan lawan jenis. Ia melarang adanya “main mata” di lingkungan kerja, meskipun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai istilah tersebut.
Ungkap Kehidupan Pribadi
Dalam kesempatan yang sama, Pigai berbagi cerita tentang kehidupannya di luar pekerjaan. Ia mengaku sudah lama tidak memiliki istri, tetapi menjalin hubungan dengan tiga orang kekasih yang selalu ia perlakukan dengan baik.
“Saya sudah 13 tahun tidak punya istri, cuma tiga pacar. Saya enggak pernah macam-macam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya selalu terbuka di media sosial, seperti Instagram, Twitter, Facebook, hingga WhatsApp. Pigai menilai keterbukaan ini mencerminkan bahwa ia menjaga hubungan yang sehat tanpa ada masalah yang muncul.
“Instagram, Twitter, Facebook, WA saya terbuka. Enggak ada teror atau isu negatif, karena memang kita menjaga hubungan dengan baik,” kata Pigai.
Dengan pernyataannya ini, Pigai menunjukkan sisi lain dari seorang menteri yang dikenal tegas dalam bekerja. Kehidupan pribadinya yang ia anggap transparan, menjadi contoh bahwa kedisiplinan dan integritas bisa diterapkan di berbagai aspek kehidupan. (**)