Sabtu, April 18, 2026

Roy Suryo Mendapat Salinan Ijazah Jokowi dari KPU RI “99,9 Persen Tetap Palsu”

Kubu Roy Suryo bersama timnya semakin yakin bahwa tuduhan mereka terhadap keaslian ijazah Presiden Joko Widodo terbukti benar.

Keyakinan itu muncul setelah mereka menerima salinan fotokopi ijazah Jokowi yang telah dilegalisir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai syarat dalam Pemilihan Presiden 2014.

Roy menyebut, dari salinan ijazah yang diterima pihaknya, terdapat sejumlah kejanggalan yang ia anggap signifikan dan sesuai dengan bukti yang sudah dimiliki sebelumnya.

“Sangat signifikan anehnya, bisa mengarah bahwa terjadi kepalsuan, kata kuncinya itu,” ujar Roy di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025).

Ia kemudian menegaskan, “Jadi 99,9 persen tetap palsu.”

Roy dan timnya menyoroti beberapa bagian dari salinan ijazah tersebut yang ditutup oleh KPU, di antaranya nomor ijazah, tanda tangan pejabat, serta data numerik lainnya.

Namun, nama pejabat yang melakukan legalisasi ijazah justru tidak ditutup.

Menurut Roy, seharusnya data pada ijazah tidak disembunyikan, berbeda dengan KTP yang memang berisi Nomor Induk Kependudukan sehingga bersifat rahasia.

“Harusnya ijazah itu dibuka. Kalau KTP ya boleh dikecualikan karena ada NIK-nya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Roy menyebut ada bagian dari ijazah yang berbeda dengan dokumen yang dimiliki pihaknya.

Meski tidak menjelaskan detail perbedaan tersebut, ia menyatakan bahwa hal itu semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian.

“Ada bagian yang berbeda, dan itu membuat pembuktian soal isu ijazah palsu Jokowi bisa lebih jelas,” katanya.

Namun ketika ditanya dari mana sumber data pembandingnya, Roy menjawab dengan nada bercanda bahwa itu diperoleh dari “BIN”, yang ia maksud sebagai “Badan Intelijen Netizen”.

“Ini adalah hasil dari BIN, Badan Intelijen Netizen. Hahaha,” ujarnya sambil tertawa.

Meski demikian, KPU belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait klaim Roy Suryo tersebut.

Sementara itu, berbagai pihak menilai isu ijazah Jokowi yang kembali diangkat menjelang tahun politik ini perlu disikapi dengan kehati-hatian agar tidak menimbulkan disinformasi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.