SURAKARTA – Sejumlah warga kembali mendatangi kantor Penerbit Tiga Serangkai di Kota Solo, Rabu 17 Januari 2021. Mereka beramai-ramai mengembalikan buku yang diterbitkan Tiga Serangkai.
Aksi warga itu masih terkait kasus dugaan ujaran kebencian dalam buku pelajaran yang menyangkut nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Aksi itu viral di media sosial, Salah satunya di media sosial .
Beberapa akun twitter telah memposting aksi mengembalikan buku itu.
Seperti yang di posting @Aryprasetyo85 “Sebagai bentuk protes jg keprihatinan
Warga Solo kembalikan buku-buku bekas terbitan Tiga Serangkai sebagai bentuk keprihatinan atas kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan penerbit.”
https://twitter.com/Aryprasetyo85/status/1361994767370911744?s=19
Selain itu juga ada salah satu @Negativisme yang mengatakan melalui cuitannya, “Bahaya kalo terus dibiarkan, nyusupin ujaran kebencian lewat buku pelajaran, makin miris itu buku agama, wajar jika warga kecewa dan waspada tiga serangkai. Ini semacam sanksi sosial biar gak terulang,”.
“Niki kulo badhe wangsulke buku (ini saya kembalikan buku),” kata pria bertopi dalam video tersebut.
Nampak dalam video tersebut Buku-buku bekas itu di kembalikan ke kantor Tiga Serangkai Pustaka Mandiri di Surakarta melaui pos keamanan kantor Tiga Serangkai Pustaka.