MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bakal menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Korea Selatan.
Hevearita alias Mbak Ita mewakili masyarakat Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang akan menerima penghargaan terkait capaian penanganan stunting.
Diketahui dari laman data.semarangkota.go.id, grafik stunting Kota Semarang menunjukkan tren penurunan positif dari waktu ke waktu.
Pada Juni 2023 kasus stunting 1,54 persen dan terus mengalami penurunan hingga 1,06 persen pada Desember 2023.
Penurunan jumlah anak stunting terus berlanjut pada tahun 2024. Hingga Mei 2024 kasus stunting sejumlah 0,95 persen.
Prestasi ini tentu saja buah manis dari kolaborasi dan sinergi berbagai pihak di era kepemimpinan Mbak Ita dalam menjalankan berbagai program inovasi penurunan stunting.
“Saya berangkat ke Korea Selatan untuk menerima penghargaan sing luar biasa loh lur, yaitu penghargaan untuk inovasi stunting dari PBB,” cerita Mbak Ita dalam Instagram pribadinya, Selasa (25/6/2024).
Ia mengatakan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang sudah lebih dulu bertolak ke Korea Selatan untuk menyiapkan pameran penanganan stunting.
Mbak Ita selaku Wali Kota Semarang karena berbagai kesibukan, baru menyusul pada Senin (24/6/2024) pukul 23.15 WIB dan sampai di Negeri Gingseng pada pukul 07.30.
“Tentunya (capaian prestasi) ini sangat membahagiakan, sangat membanggakan, khususnya untuk warga Kota Semarang,” imbuhnya.
Setelah menerima penghargaan, Mbak Ita akan langsung pulang karena Kota Semarang sedang dipercaya menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas). (bhq/nad)