Selasa, Juni 2, 2026

Wakil Ketua DPR RI Sebut Tunjangan DPR Naik Karena Mungkin Menteri Keuangan Merasa Kasihan

Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menegaskan bahwa gaji pokok anggota DPR hingga saat ini tidak mengalami kenaikan, termasuk dirinya yang hanya menerima sekitar Rp 6,5 juta sebagai pimpinan.

Ia membantah isu gaji anggota dewan mencapai Rp 100 juta per bulan, namun mengakui ada penyesuaian kecil pada beberapa komponen tunjangan.

Menurutnya, kenaikan tersebut diberikan karena mempertimbangkan harga kebutuhan pokok yang melonjak.

Adies menjelaskan, tunjangan beras yang semula sekitar Rp 10 juta per bulan kini naik menjadi Rp 12 juta, sementara tunjangan bensin yang sebelumnya Rp 4–5 juta naik menjadi Rp 7 juta per bulan.

Ia menyebut kenaikan ini sebagai bentuk perhatian dan kasihan dari Menteri Keuangan terhadap kondisi anggota dewan.

Meski begitu, jumlah take home pay anggota DPR secara bersih berada di kisaran Rp 69 juta hingga Rp 70 juta per bulan, di luar tunjangan perumahan sekitar Rp 50 juta.

Tunjangan perumahan hanya diberikan jika anggota DPR tidak lagi menempati rumah dinas.

Adies menambahkan bahwa selain tunjangan beras dan bensin, masih ada tunjangan lain seperti kesehatan, namun tetap tidak menjadikan total gaji sebesar yang ramai diberitakan.

Dengan demikian, gaji pokok anggota DPR tetap rendah, tetapi total pendapatan meningkat karena tambahan tunjangan yang menyesuaikan kondisi harga kebutuhan masyarakat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.