Kamis, April 30, 2026

15.000 Ton Beras Impor Masuk Jateng, Harga Beras di Semarang Turun Rp500 Per Kilogram

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Harga beras di Pasar Johar Kota Semarang terpantau turun, Senin (26/2/2024). Meski mengalami penurunan, harga beras belum kembali ke harga normal.

Harga beras medium dan premium di Pasar Johar sudah mulai turun sekitar Rp500 per kilogram. Salah satu pedagang, Sunarto mengatakan beras paling murah saat ini Rp15.500 per kilogram.

“Paling murah Rp15.500, beras biasa, C4. Normalnya Rp14.000, sempat naik Rp16.500 per kilogram. Premium sekarang Rp16.000, ada yang Rp16.500, sebelumnya Rp17.000,” kata Sunarto di kiosnya.

Sunarto menjelaskan, kenaikan harga beras mulai terjadi sejak sebulan lalu. Kemudian sekitar tiga hari lalu mulai turun sekitar Rp500 per kilogram. Menurutnya penurunan harga itu terjadi setelah beras Bulog mulai banyak masuk.

“Naiknya sebulanan, turun baru dua hari-tiga hari pas ada Bulog masuk. Menekan harga beras,” ujar Sunarto.

“Beras bulog Rp54.500 rupiah per lima kilo,” imbuhnya.

Sementara itu, Satgas Pangan Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio mengatakan penyebab harga beras naik karena dampak El Nino. Sebab, ada daerah gagal panen dan juga meningkatnya konsumsi menjelang Ramadan.

“Sudah mendekati bulan puasa konsumsi meningkat. Kedua, masalah El Nino, banyak yang tidak panen. Sudah ada tim yang melakukan pengecekan,” kata Dwi.

Terpisah, tim Satgas Pangan Polri sudah melakukan pengecekan beras impor milik Bulog yang datang lewat jalur laut di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Ada dua kapal yang merapat sejak hari Jumat (23/2) lalu mengangkut beras impor.

“Kami telah melaksanakan pengecekan terhadap dua kapal, yaitu Kapal MV Star 16 dan Kapal MV Phu Thanh yang digunakan untuk mengangkut beras hasil importasi dari Vietnam dan dari Thailand,” kata Kombes Eka Mulyana yang memimpin Tim Satgas Pangan Polri di Semarang dalam keterangan tertulisnya.

Kapal MV Star 16 asal Vietnam itu membawa 5.000 ton beras milik Perum Bulog Kanwil Jateng yang akan dikirim ke empat kantor cabang Perum Bulog Kanwil Jateng sebagai cadangan kebutuhan beras Provinsi Jawa Tengah. Kemudian Kapal MV Phu Thanh dari Thailand membawa 10.000 ton yang juga didistribusikan untuk empat kantor cabang Perum Bulog Kanwil Jateng.

“Tim Satgas Pangan Polri akan terus melakukan pemantauan distribusi beras baik medium maupun premium untuk memastikan kestabilan, kelancaran dan ketersediaan barang kebutuhan pokok beras baik medium maupun premium menjelang puasa dan Lebaran,” tegas Eka. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.