MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Tim transisi kepemimpinan Gubernur Jateng terpilih Ahmad Luthfi-Taj Yasin sedang mendalami persoalan apa saja yang mesti segera ditangani.
Ketua Tim Transisi “Ngopeni Ngelakoni Jateng”, Zulkifli Gayo mengatakan, persoalan yang mendesak ditangani adalah perlunya menurunkan tingkat kemiskinan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin di Jateng per September 2024 mencapai 3,4 juta orang.
Jika dilihat dari persebarannya, jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat sejumlah 1,71 juta orang. Sementara di perkotaan, jumlah penduduk miskin sebanyak 1,68 juta orang.
Selain kemiskinan, kata Zulkifli, angka pengangguran di Jateng juga perlu diselesaikan. Penurunan pengangguran bisa beriringan dengan penurunan angka kemiskinan.
Zulkifli menyadari bahwa membangun Jateng tak bisa dilakukan sendirian, tapi harus bersama-sama serta memiliki visi misi yang sama pula.
Oleh karena itu, Tim Transisi “Ngopeni Ngelakoni Jateng” menyerap masukan dari berbagai pihak.
Terbaru, tim transisi melakukan roadshow ke partai politik pendukung Luthfi-Yasin untuk mengakomodir berbagai usulan demi kemajuan Jateng.
“Kami berdiskusi untuk membangun Jateng dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi provinsi ini,” ujar Zulkifli, Senin (27/1/2025). (*)