Senin, April 27, 2026

Viral!! Polisi Patwal Diduga Tendang Pemotor Sampai Terjungkal ke Parit di Puncak

MELIHAT INDONESIA, BOGOR – Aksi seorang polisi patroli pengawal (patwal) yang diduga menendang pengendara motor hingga terjungkal ke parit di Jalan Raya Puncak KM 81, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, memicu kehebohan di media sosial. Insiden yang terekam dalam sebuah video itu viral setelah diunggah oleh akun Instagram @bogor24update.

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang polisi patwal mendekati pemotor yang terpojok, lalu seketika kaki polisi itu terayun dan pengendara motor terjungkal ke parit. Kejadian ini langsung menuai reaksi keras dari warga yang menyaksikannya.

“Woi.. Polisi Arogan! Wah, arogan nih patwal!” teriak beberapa warga dalam video tersebut, yang beredar pada Jumat (14/3/2025).

Tak lama setelah kejadian, sebuah mobil Toyota Alphard yang dikawal polisi tersebut berhenti. Seorang pria tampak keluar dari dalam mobil, memicu spekulasi bahwa pengendara motor itu mungkin dianggap menghalangi laju kendaraan yang dikawal.

Dion Setiawan, seorang pedagang yang berjualan di seberang lokasi kejadian, mengaku melihat insiden itu secara langsung. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di depan kawasan Cibulan Indah sekitar pukul 13.30 WIB.

“Tiba-tiba ada teriakan warga, terus saya lihat motor sudah jatuh di parit. Saya nggak tahu pasti kejadiannya gimana, tapi di video jelas banget terlihat polisi itu nendang pemotor,” kata Dion.

Kejadian ini menambah panjang daftar aksi kontroversial yang melibatkan aparat dalam pengawalan kendaraan pejabat atau orang penting. Tak jarang, pengendara jalan raya lain menjadi korban dalam proses pengawalan yang agresif.

Polisi Bantah Aksi Tendangan, Sebut Pemotor Jatuh Sendiri

Di tengah ramainya perbincangan soal insiden ini, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa polisi patwal dalam video tersebut adalah anggota dari Satlantas Polres Bogor, tetapi membantah bahwa pemotor tersebut sengaja ditendang hingga jatuh.

“Setelah kami analisa, memang betul anggota kami yang ada dalam video itu. Namun, informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar,” ujar Rizky.

Menurutnya, pemotor jatuh bukan karena ditendang, melainkan akibat tersenggol besi engine guard motor patwal. Ia mengklaim bahwa kejadian itu murni kecelakaan yang terjadi saat proses pengawalan.

“Saat anggota kami sedang mengawal, ada pengendara motor yang kaget, lalu berbelok ke kanan dan mengenai bodi mobil. Anggota mencoba menghentikannya dengan cara memepet, namun motor itu akhirnya tersenggol besi engine guard dan terjatuh,” jelasnya.

Namun, penjelasan ini tak serta-merta meredam kemarahan netizen. Banyak yang meragukan klaim tersebut dan meminta agar insiden ini diselidiki secara transparan. Apalagi, video yang beredar menunjukkan momentum yang jelas, di mana ada gerakan kaki polisi yang tampak seperti menendang sebelum pemotor jatuh.

“Kalau memang nggak ada niat menendang, kenapa di video gerakannya seperti itu? Apa nggak ada cara lain buat memberhentikan motor tanpa bikin jatuh?” komentar seorang netizen.

Publik pun menuntut agar kejadian ini tidak berhenti di klarifikasi sepihak dari kepolisian. Beberapa pihak meminta agar ada investigasi yang lebih mendalam, termasuk pemeriksaan rekaman dari berbagai sudut agar kronologi kejadian dapat dipastikan dengan lebih akurat.

Kasus ini semakin mempertegas sorotan terhadap tindakan aparat dalam pengawalan di jalan raya. Jika benar ada unsur kesengajaan, maka ini menjadi preseden buruk bagi kepolisian. Namun, jika insiden ini memang murni kecelakaan, kepolisian perlu membuktikannya dengan transparansi penuh agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.