Minggu, April 19, 2026

OTT Guncang Sumsel, KPK Amankan Rp2,6 Miliar, Pejabat OKU Terseret Korupsi

MELIHAT INDONESIA, OKU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggebrak! Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengungkap dugaan suap proyek yang melibatkan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta anggota DPRD. Uang sebesar Rp2,6 miliar diamankan sebagai barang bukti.

Jaringan Korupsi di Balik Meja Proyek

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, memastikan bahwa OTT ini berkaitan erat dengan suap proyek di lingkungan Pemkab OKU. Namun, hingga kini, identitas lengkap para pelaku masih dirahasiakan oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Suap proyek Dinas PUPR,” ujar Fitroh singkat, dikutip dari Antara, Minggu (16/3/2025).

Tak hanya mengamankan barang bukti uang miliaran rupiah, KPK juga menangkap delapan orang dalam operasi ini. Di antara mereka, terdapat Kepala Dinas PUPR Kabupaten OKU serta tiga anggota DPRD yang diduga kuat ikut menikmati aliran dana haram dari proyek-proyek pemerintah.

Siapa Saja yang Terjaring?

Sejauh ini, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa lima orang yang terjerat dalam OTT ini terdiri dari seorang kepala dinas, seorang kontraktor, dan tiga anggota DPRD OKU. KPK terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

Tessa Mahardika, Juru Bicara KPK, memastikan bahwa para tersangka telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Minggu pagi. Mereka tiba dengan pengawalan ketat menggunakan sejumlah kendaraan.

“Benar, delapan orang sudah tiba,” ujar Tessa singkat.

Lawan Korupsi Tanpa Ampun

OTT ini menjadi bukti nyata bahwa praktik suap dalam proyek pemerintahan masih terus terjadi, bahkan melibatkan unsur legislatif dan eksekutif di daerah. KPK diyakini akan terus menelusuri aliran dana dan membuka kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini.

Publik menanti langkah tegas KPK dalam menindak mereka yang terbukti menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi. Akankah kasus ini menyeret nama-nama besar lainnya? Semua mata kini tertuju pada Gedung Merah Putih KPK. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.