Minggu, April 26, 2026

Bocah 4 Tahun Tewas Terbakar di Kosambi, Polisi Buru Penyewa Kontrakan

MELIHAT INDONESIA, TANGERANG – Tragedi kelam mengguncang Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah kontrakan pada Minggu (27/4/2025).

Polisi kini memburu seorang pria berinisial HB (38), penghuni kontrakan yang diduga kuat terkait dengan kematian tragis ini. Saat peristiwa berlangsung, kontrakan ditemukan terkunci rapat dari luar, sementara HB tidak tampak batang hidungnya.

“Kunci yang ditemukan warga merupakan kunci kontrakan HB. Korban ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam kamar. Dugaan sementara, ada unsur kekerasan sebelum kebakaran terjadi,” ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, dalam keterangannya.

Warga sekitar yang tengah kerja bakti sempat kebingungan karena kontrakan terkunci dan korban tidak kunjung keluar. Sang ibu, F alias J, hanya bisa menunggu dengan cemas di teras kontrakan.

BACA JUGA: Pemutihan Pajak Kendaraan, Samsat Cikokol Tangerang Raup Rp25 Miliar dalam Dua Pekan

Kunci pintu akhirnya ditemukan di selokan, tidak jauh dari kontrakan. Saat pintu dibuka, pemandangan mengerikan langsung terlihat: asap mengepul memenuhi ruangan dan tubuh kecil korban, MA, tergeletak tak bernyawa dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Kombes Pol Zain menegaskan bahwa pihaknya kini mempercepat penyelidikan. HB menjadi sosok kunci yang harus segera ditemukan untuk mengurai misteri pembunuhan sadis ini.

“Kami telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi. Autopsi juga dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban,” tambahnya.

Polisi kini terus memburu keberadaan HB yang hingga kini masih menghilang tanpa jejak. Keterangannya sangat dibutuhkan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding kontrakan maut tersebut.

Peristiwa ini menyulut amarah warga. Banyak yang tidak percaya tragedi semengerikan ini bisa terjadi di lingkungan mereka yang selama ini dikenal aman dan tenteram.

Kematian MA menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Ibu korban hanya bisa menangis histeris menyaksikan anaknya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapolres Metro Tangerang meminta masyarakat untuk tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan sekeji ini,” tegas Zain.

Situasi di sekitar lokasi kejadian pun masih disterilkan. Garis polisi membentang di pintu kontrakan, menandai tempat kejadian perkara yang menyimpan cerita pilu ini.

Sementara itu, tim Reskrim Polres Metro Tangerang bersama Polda Metro Jaya bergerak cepat memburu HB yang identitas lengkapnya telah dikantongi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil resmi autopsi untuk memperkuat sangkaan tindak pidana dalam kasus ini. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.