Senin, April 27, 2026

Blora Bangun Ekonomi Rakyat Lewat 295 Koperasi Merah Putih

Pemerintah Kabupaten Blora resmi meluncurkan operasional perdana Koperasi Desa/Kelurahan “Merah Putih”, sebuah program strategis untuk menggerakkan ekonomi berbasis masyarakat. Launching pertama dilakukan di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Jumat (11/7/2025), oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman.

Peresmian berlangsung semarak, ditandai dengan pelepasan balon dan pembukaan resmi Gedung Koperasi Merah Putih yang berada di tepi jalan Ngawen–Kunduran.

Di dalam gedung tersebut, masyarakat dapat menemukan beragam produk lokal, mulai dari makanan ringan buatan ibu-ibu desa, kerajinan tangan, sembako, hingga batik hasil karya Muslimat dan Fatayat.

“Hari ini kita meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen. Ini menjadi yang pertama kita resmikan operasionalnya. Ada produk-produk UKM, batik karya Muslimat dan Fatayat. Jual menjual berbagai bahan pokok kebutuhan sehari-hari,” ucap Bupati.

Ia menegaskan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Blora total 295 telah memiliki Koperasi Merah Putih yang berbadan hukum lengkap. Langkah berikutnya adalah mempercepat peluncuran unit usaha di masing-masing wilayah.

“Saya berharap, ini akan bisa berkelanjutan dan harganya bisa bersaing. Agar Pak Kades dan pengurus lainnya bisa melakukan inovasi. Se – Kabupaten Blora ada 295 Koperasi Desa / Kelurahan. Semuanya sudah berakte dengan SK pendirian yang sah secara hukum. Dimulai dari Trembulrejo, kami minta desa-desa lainnya bisa segera melaunching seperti ini sesuai unit usaha yang akan dibuka di kopdes masing-masing,” imbuhnya.

Pemkab Siap Dampingi

Pemkab Blora melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD), berkomitmen memberikan pendampingan dan supervisi berkelanjutan.

“Selain pendampingan, juga melakukan supervisi secara berkala. Termasuk menghubungkan pihak Koperasi Desa atau Koperasi Kelurahan dengan berbagai stakeholder usaha yang terkait. Misalnya jika usahanya jual beli beras, maka akan dihubungkan dengan Bulog, kemudian gas elpiji seperti apa. Kita menunggu regulasi terbaru nantinya,” tambah Bupati.

Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, membenarkan bahwa seluruh desa dan kelurahan telah membentuk koperasi berbadan hukum.

“Semuanya ada 271 desa dan 24 kelurahan se-Kabupaten Blora. Semuanya telah membentuk Koperasi Merah Putih, semuanya sudah terdaftar dan memperoleh akta SK pendirian yang berbadan hukum. Tinggal peresmian unit usahanya yang kali ini kita mulai dari Trembulrejo Ngawen. Sesuai arahan Pak Bupati, kami akan segera mendorong agar desa-desa lainnya juga segera membuka unit usahanya sesuai potensi desanya masing-masing,” jelas Kiswoyo.

Sementara itu, Kepala Desa Trembulrejo, Muhammad Imfroni, mengaku bangga desanya dipercaya sebagai lokasi perdana launching koperasi tingkat kabupaten.
“Terima kasih Pak Bupati dan jajaran yang telah memilih desa kami. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Semua pengurus Kopdes kita ambil dari warga kami sendiri, yang telah mengikuti pembinaan sebelumnya. Unit usaha kami sementara melayani penjualan sembako dan kebutuhan sehari hari. Kedepan akan terus kami tingkatkan mengingat desa kami mayoritas petani dan dekat lingkungan Pondok Pesantren,” katanya.

Koperasi Merah Putih: Dari Desa, untuk Desa

Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang mendorong penguatan ekonomi desa melalui semangat gotong royong, kemandirian, dan partisipasi aktif warga. Koperasi ini menjadi wadah untuk memperkuat basis ekonomi lokal secara berkelanjutan dan inklusif.
Dengan dimulainya operasional dari Trembulrejo, Pemkab Blora optimistis geliat ekonomi desa akan semakin hidup, membuka peluang usaha, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari akar rumput.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.