Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya telah menciptakan banyak lapangan kerja dan ke depan peluang kerja akan semakin besar.
Dalam pernyataannya di Hambalang, akhir pekan ini, Prabowo mengakui masih ada masyarakat di sejumlah daerah dan golongan tertentu yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Namun, ia memastikan pemerintah sudah menyiapkan bantalan sosial yang cukup besar untuk melindungi kelompok paling rentan.
Prabowo menyoroti adanya pihak-pihak yang berusaha menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menurutnya, hal itu merupakan tantangan yang akan dijawab dengan komunikasi dan dialog terbuka.
Ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa tetap di atas segalanya dengan berpegang pada amanat UUD 1945.
Selain soal lapangan kerja, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga kekayaan negara.
Ia menyebut pemerintah telah melancarkan operasi untuk menghentikan praktik ilegal di sektor perkebunan maupun pertambangan.
Prabowo menilai langkah ini akan menjadi bukti nyata bagaimana pemerintah berupaya menyelamatkan aset negara untuk kepentingan rakyat.
Dalam kunjungan kerjanya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Prabowo juga menerima laporan terkait program prioritas pemerintah.
Sejak pagi, ia mendengarkan paparan dari Kepala BGN mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menyentuh puluhan juta penerima.
Pada siang hingga sore, Prabowo memimpin rapat terbatas terkait Koperasi Desa, Kampung Nelayan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Beberapa menteri dan wakil menteri turut hadir, termasuk Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya.
Melalui serangkaian laporan itu, Prabowo menyatakan optimistis bahwa program-program pemerintah, terutama yang menyasar masyarakat bawah, akan berjalan sesuai rencana dan terus memberi dampak positif.