Sabtu, April 25, 2026

Blora Gaspol Wujudkan Pertanian Organik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kian mantap mengarahkan pembangunan sektor pertanian menuju konsep organik. Keseriusan ini ditunjukkan dengan keterlibatan langsung Bupati Blora, Arief Rohman, dalam Kongres Dunia Distrik Organik (ODC) ke-3 di Kota Datong, Provinsi Shanxi, Tiongkok.

Dalam ajang bergengsi yang diikuti 500 peserta dari 25 negara tersebut, Blora hadir sebagai salah satu daerah yang berkomitmen mengembangkan pertanian berkelanjutan. Forum internasional ini difasilitasi oleh IFOAM-Organics Asia (Korea) dan perwakilan Hebei, Tiongkok.

Bupati Arief menegaskan bahwa isu organik kini menjadi perhatian global.

“Kami terbuka dengan wacana dunia organik. Konsen dunia terhadap organik lagi luar biasa. Blora ingin ikut menjadi bagian dari gerakan ini,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Blora telah menandatangani MoU dengan Babinsa di desa-desa serta membuka pintu bagi investor untuk menjadi mitra dalam pengembangan pertanian organik. Saat ini, regulasi berupa Perda dan Perbup organik juga tengah disiapkan sebagai dasar hukum.

“Target kami, Blora bisa menjadi kabupaten organik, meniru praktik terbaik dari berbagai negara,” tambahnya.

Arief menegaskan bahwa kunjungannya ke Tiongkok telah mendapat izin dari Mendagri, Mensesneg, dan Gubernur Jawa Tengah. Menariknya, seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung oleh panitia penyelenggara.

“Forum ini jadi ajang bertukar ide tentang pengembangan distrik organik. Ilmu yang didapat akan kita terapkan di Blora untuk mendorong pertanian organik yang lebih maju,” pungkasnya.

Dengan langkah strategis tersebut, Blora berharap dapat menjadi pelopor kabupaten organik di Indonesia, membawa manfaat nyata bagi petani sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.