Jumat, April 24, 2026

Prabowo Kagumi Presiden Brasil Lula: “Beliau Tiga Periode, Kalau Kita Nggak Boleh”

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan hangat kepada Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo tidak hanya memuji kepemimpinan Lula, tetapi juga secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap kiprah Lula yang berhasil menjabat sebagai presiden selama tiga periode di Brasil.

“Beliau memimpin tiga periode. Kalau kita di sini, nggak boleh,” ujar Prabowo sambil tertawa, yang disambut tawa oleh Presiden Lula dan para hadirin. Candaan itu langsung mencuri perhatian publik karena disampaikan dalam suasana hangat dan bersahabat di tengah pertemuan resmi kenegaraan.

Selain itu, Prabowo juga menyanjung keberhasilan Lula dalam membangun Brasil menjadi negara yang kuat secara ekonomi dan sosial. “Saya secara pribadi mengagumi kebijakan Anda, dan saya mengikuti banyak kebijakan Anda,” kata Prabowo. Ia menambahkan bahwa Lula merupakan salah satu tokoh pemimpin dunia yang sangat berpengaruh dan menjadi panutan bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Menurut Prabowo, Brasil di bawah kepemimpinan Lula berhasil menjadi pelopor negara-negara Selatan (Global South) yang memperjuangkan kemandirian dan pemerataan ekonomi. “Seperti yang Anda tahu, Brasil adalah pemimpin yang sangat penting dari Selatan, dari negara-negara berkembang,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, kedua pemimpin negara juga membahas berbagai kerja sama strategis, mulai dari energi hijau, perdagangan komoditas utama, hingga ketahanan pangan dan kerja sama pertanian. Prabowo menyampaikan keinginannya agar hubungan antara Indonesia dan Brasil semakin erat, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti krisis iklim dan ketahanan energi.

Sementara itu, Presiden Lula menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat pemerintah Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra penting bagi Brasil di kawasan Asia Tenggara dan menekankan pentingnya solidaritas antara negara-negara berkembang. “Brasil dan Indonesia memiliki visi yang sama untuk memperjuangkan keadilan sosial dan ekonomi global,” kata Lula.

Lula juga menekankan bahwa kerja sama antara kedua negara harus difokuskan pada sektor-sektor produktif seperti energi bersih, pertanian berkelanjutan, dan teknologi ramah lingkungan. “Kami percaya kemitraan ini akan memperkuat posisi negara-negara Selatan di dunia yang semakin kompetitif,” tambahnya.

Pertemuan tersebut berlangsung akrab dan sarat simbolik. Selain pertukaran pandangan mengenai kebijakan global, kedua pemimpin juga menandatangani nota kesepahaman dalam bidang energi terbarukan dan perdagangan komoditas. Kunjungan ini dinilai sebagai langkah awal mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brasil yang telah terjalin selama lebih dari 70 tahun.

Candaan Prabowo mengenai masa jabatan presiden pun menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak yang menilai candaan itu mencerminkan kedekatan hubungan kedua pemimpin serta suasana diplomasi yang lebih cair dan santai.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.