Kamis, April 30, 2026

Elon Musk Buka Akses Starlink Gratis untuk Korban Banjir Sumatra–Aceh: “Tidak Etis Ambil Untung dari Musibah”

Elon Musk merespons bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat dengan menyediakan layanan internet Starlink gratis bagi warga terdampak di Indonesia. Melalui akun X miliknya, Elon menegaskan bahwa kebijakan itu merupakan prosedur standar setiap kali terjadi bencana alam.

“Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Tidaklah benar mengambil untung dari musibah,” ujar Elon Musk melalui akun X @ElonMusk, Minggu (30/11/2025).

Dalam pengumuman resmi, Starlink menyatakan layanan gratis diberikan kepada pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025. Bagi pelanggan aktif, kredit layanan akan diberikan otomatis, sementara pelanggan yang ditangguhkan dapat kembali mengaktifkan akun mereka. Pelanggan baru di wilayah terdampak cukup mengaktifkan perangkat dan membuat tiket dukungan dengan mencantumkan “Dukungan Banjir Indonesia”.

Starlink juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memulihkan konektivitas dengan merelokasi terminal ke wilayah yang rusak paling parah. Di sisi pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Digital membentuk satgas khusus untuk memetakan BTS yang mati serta kabel serat optik yang putus, dan menugaskan Bakti untuk menyiapkan jaringan darurat.

Di tengah upaya pemulihan telekomunikasi, kondisi di Sumatra Utara semakin memprihatinkan. Polda Sumut melaporkan hingga Minggu (30/11/2025) pukul 09.00, jumlah korban bencana mencapai 1.090 orang, terdiri dari 176 meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 160 masih dalam pencarian. Sebanyak 30.445 warga juga terpaksa mengungsi.

Sejak bencana terjadi pada 24 November 2025, tercatat 503 kejadian, meliputi 315 banjir, 166 longsor, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Tapanuli Tengah menjadi wilayah terparah dengan 691 korban, termasuk 47 meninggal dunia. Disusul Tapanuli Selatan dengan 218 korban dan Kota Sibolga dengan 33 korban meninggal serta 56 orang masih hilang.

Sebanyak 3.843 personel gabungan dikerahkan untuk membuka akses dan mempercepat distribusi logistik.

“Setiap menit sangat berarti bagi para pengungsi. Instruksi Bapak Kapolda Sumut sangat jelas, percepat distribusi logistik, buka akses, dan pastikan semua wilayah terpenuhi kebutuhannya,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan.

Layanan gratis Starlink diharapkan membantu warga tetap terhubung dan mempercepat pemulihan sosial ekonomi di tengah kerusakan infrastruktur yang meluas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.