Sabtu, Juni 27, 2026

Riza Chalid Terendus di Malaysia, Pemerintah Siapkan Ekstradisi

Pemerintah membuka kemungkinan menempuh jalur ekstradisi terhadap pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid yang kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus pengadaan minyak mentah Petral periode 2008–2015.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut Riza Chalid dikabarkan berada di Malaysia, meski keberadaannya masih perlu dipastikan lebih lanjut.

“Yang kami dengar ada di Malaysia. Tapi pastinya tidaknya mesti diselidiki. Dan kalau memang ada di Malaysia, kan memang harus dimintakan ekstradisi kepada pemerintah Malaysia,” kata Yusril di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Namun hingga kini, pemerintah belum melakukan langkah pemulangan karena proses pencarian masih berlangsung. Yusril menyebut koordinasi penanganan diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum.

“Sampai sekarang belum, belum dilakukan upaya pemulangan baik dalam konteks MLA maupun dengan ekstradisi dengan pemerintah Malaysia,” ujarnya.

Kejagung sendiri kembali menjerat Riza dalam kasus korupsi terkait pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

Sebelumnya, ia juga telah menjadi tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 285 triliun.

Tak hanya itu, Riza juga dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bahkan, Divhubinter Polri memastikan namanya telah terdaftar dalam red notice Interpol.

“Kami tetap bekerja sama dengan pihak Interpol, terutama Interpol Indonesia untuk berusaha mendatangkan saudara MRC tersebut,” kata Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (9/4).

Proses pelacakan dan upaya pemulangan Riza Chalid masih terus dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.