Konflik antar mahasiswa pecah di lingkungan kampus setelah R (23) diduga menjiplak makalah milik J (20), rekan satu kelompoknya.
Perselisihan yang awalnya muncul dalam diskusi akademik ini berubah menjadi pertikaian serius hingga berujung pada ancaman dan kekerasan fisik.
Menurut pengakuan J, makalah yang ia susun sepenuhnya disalin oleh R tanpa izin.
Ketika J menegur dan meminta agar salinan tersebut dihapus, R justru merespons dengan emosi, hingga terjadi adu mulut dan ancaman.
Bahkan, R disebut sempat menantang pacar J untuk berduel.
Situasi makin memanas setelah R diduga melontarkan ancaman pembunuhan, membuat J merasa terintimidasi dan mengalami trauma.
Pihak kampus hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun insiden ini telah memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa terkait keamanan dan etika akademik di lingkungan perkuliahan.