MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Setelah selesainya tahapan penerimaan peserta didik baru atau PPDB SMA/SMK negeri Jawa Tengah 2024, masih terdapat 2.010 kursi yang kosong.
Meskipun begitu, Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng memutuskan untuk tetap membiarkan ribuan kekosongan kursi akibat tidak terpenuhinya kuota daya tampung sekolah itu.
“Tetap kosong,” ujar Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah saat dikonfirmasi, Kamis (5/9/2024).
Awalnya, Uswatun mengatakan bakal mendiskusikan mekanisme dan pengaturan pengisian kursi kosong tersebut demi menjamin transparansi serta mencegah potensi pelanggaran penyelenggaraan PPDB.
Namun, setelah pihaknya berkoordinasi dengan banyak pihak, termasuk Kemendikbudristek, diputuskan bahwa kursi yang tersisa dibiarkan kosong.
“Tetap kosong. Sesuai aturan Kepsesjen Nomor 47 Tahun 2023,” imbuh Uswatun.
Sebagai informasi, tahapan PPDB Jateng 2024 telah dimulai sejak 11 Juni dan berakhir pada 17 Juli. PPDB dilaksanakan oleh 361 SMA negeri dan 234 SMK negeri.
Hingga berakhirnya daftar ulang, dari jumlah daya tampung yang tersedia sebanyak 221.859 siswa, diperoleh tingkat keterpenuhannya sebesar 219.568 siswa atau 98.97 persen. Jadi ada kursi kosong 2.010 siswa.
Bila diperinci, dari kuota SMAN sebanyak 117.851 siswa dan SMKN sebanyak 104.008 siswa, tingkat keterpenuhannya untuk SMAN hanya 117.061 kursi dan SMKN hanya 102.507 kursi. (bhq)