Selasa, Mei 5, 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Tegas Tolak Kehadiran Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penolakannya terhadap kehadiran atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastics Championships 2025 yang akan digelar di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang.

Ia menilai kehadiran kontingen Israel di Ibu Kota berpotensi memicu kemarahan publik di tengah situasi konflik yang masih panas di Gaza.

Pramono menyatakan dengan tegas bahwa selama dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tidak ada ruang bagi atlet Israel untuk tampil di Jakarta.

Ia juga meminta pemerintah pusat dan panitia penyelenggara agar mempertimbangkan ulang keputusan untuk mengundang Israel.

“Tentang atlet Israel kalau ke Jakarta, tentunya sebagai Gubernur Jakarta dalam kondisi seperti ini pasti saya tidak mengizinkan,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (8/10).

Lebih lanjut, ia bahkan menyarankan agar visa bagi tim Israel tidak diterbitkan sama sekali.

Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga sensitivitas masyarakat Indonesia yang masih terluka atas tindakan Israel terhadap rakyat Palestina.

“Karena enggak ada manfaatnya dalam kondisi seperti ini ada atlet gimnastik itu bertanding di Jakarta. Pasti akan memantik kemarahan publik,” katanya.

Pramono menilai tindakan Israel yang disebut melakukan genosida di Palestina menjadi alasan kuat untuk menolak kehadiran mereka di ajang olahraga internasional di Indonesia.

Ia menegaskan sikapnya sejalan dengan posisi resmi pemerintah yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB.

“Pidato Bapak Presiden Prabowo Subianto di PBB sudah sangat jelas, bahwa Indonesia berdiri bersama Palestina. Itu tidak perlu diterjemahkan lagi,” tuturnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.