Sabtu, April 18, 2026

Harga Beras Meroket, Ini 12 Bahan Pangan Alternatif yang Sehat untuk Dikonsumsi

MELIHAT INDONESIA – Nasi adalah makanan pokok sebagian besar orang Indonesia. Sayangnya, beberapa bulan ini harga beras meroket. Banyak yang mengeluh.

Padahal sebenarnya, Indonesia sebagai negara agraris ini mempunyai banyak jenis makanan pokok selain nasi.

Bahkan kandungan gizi yang terdapat pada jenis-jenis bahan makanan pokok tersebut tidak kalah jauh lebih baik dari nasi.

Nah, berikut adalah jenis-jenis bahan makanan pokok selain nasi yang dapat dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat dan tentu saja mengandung gizi yang sehat.

  1. Jagung

Jagung dapat ditemui di seluruh wilayah Indonesia. Penghasil karbohidrat asal benua Amerika ini adalah salah satu hasil pertanian yang banyak dikonsumsi oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengolah jagung supaya dapat dikonsumsi. Mulai dari direbus, dibakar, dijadikan sebagai nasi jagung bahkan dapat juga diserut lalu ditambah dengan campuran keju dan susu. Beberapa wilayah di Indonesia masih menjadikan jagung sebagai bahan makanan pokok.

Dalam jagung utuh terdapat kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Sebut saja ada serat, karbohidrat, protein, vitamin B3, vitamin B5, vitamin C, mineral berupa kalium, zat besi, fosfor, magnesium, dan antioksidan.

  1. Kentang

Kentang adalah jenis umbi-umbian yang kerap dijadikan campuran dalam berbagai masakan, seperti sambal goreng atau sayur sop. Tidak hanya sebagai campuran sayur saja, kentang juga dapat diolah dengan dengan berbagai cara supaya dapat enak untuk dikonsumsi. Misalnya digoreng, dijadikan perkedel, hingga dijadikan kentang tumbuk.

Umbi bernama latin Solanum tuberosum L ini mengandung berbagai kandungan gizi berupa karbohidrat, protein, serat, antioksidan, kalium, dan beberapa vitamin. Kentang dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan jantung, mengobati insomnia, menurunkan tekanan darah, hingga mengurangi peradangan usus.

Saat ini, banyak program diet yang menjadikan kentang sebagai bahan makanan karena dinilai dapat menjaga berat badan lebih stabil.

  1. Labu Kuning

Labu kuning banyak dijual di pasar tradisional dan supermarket. Orang Indonesia biasanya menjadikan labu kuning sebagai bahan utama dalam pembuatan kolak dan kue.

Labu kuning mengandung vitamin A dan serat yang tinggi. Bermanfaat bagi antioksidan, pencernaan, hingga kesehatan mata.

Selain itu, tepung dari labu kuning ini juga mengandung gizi yang lebih baik dari tepung terigu dan tepung terigu.

  1. Pisang

Meskipun jenis dan bentuknya berbeda, tetapi secara umum, buah pisang ini memiliki kandungan gizi yang sama dan bermanfaat bagi tubuh.

Untuk mengonsumsi pisang, dapat dimakan begitu saja. Bisa juga dengan diolah terlebih dahulu, misalnya dibuat keripik, puding, roti, bubur bayi, kolak, biskuit, hingga pisang nugget.

Buah pisang ini mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan kalsium. Banyak manfaat yang didapatkan dari mengonsumsi buah pisang, misalnya mencegah kanker usus, menjaga kesehatan jantung, mencegah luka lambung, hingga menurunkan kolesterol.

  1. Singkong

Singkong adalah jenis umbi-umbian yang banyak ditanam di Indonesia. Sebagian dari kita sering mengkonsumsi singkong sebagai makanan pokok karena mengandung gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Singkong mengandung indek glikemik rendah sehingga cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes. Selain itu, pati sari dalam singkong ini tidak mengandung adanya gluten, sehingga cocok juga dikonsumsi bagi penderita autis.

Harga singkong juga jauh lebih murah dari harga beras yang terus meroket.

  1. Sagu

Sagu dikenal sebagai makanan pokok masyarakat di Indonesia bagian timur. Meskipun mengandung karbohidrat, sagu tidak menyebabkan kegemukan.

Mengonsumsi sagu dapat mencegah kita akan penyakit sembelit dan kanker usus. Kadar indeks glikemiks yang dimiliki oleh sagu sangat rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes.

  1. Kimpul

Kimpul adalah jenis umbi-umbian yang mengandung gizi mirip dengan nasi. Dalam umbi kimpul terdapat kalsium, vitamin A, vitamin B, dan fosfor yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengolah kimpul agar enak dikonsumsi. Misalnya dengan dibuat keripik, perkedel, puding, hingga bubur bayi. Dari adanya kalsium dan fosfor yang terkandung dalam kimpul tersebut, dinilai bagus untuk pembentukan tulang.

  1. Talas

Tidak semua varian jenis talas dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan, karena ada tumbuhan talas yang menjadi tanaman hias. Jenis talas yang dapat dikonsumsi biasanya diolah menjadi kue talas, keripik talas, jenang, talas goreng, getung, hingga tepung.

Kandungan gizi yang terdapat sebuah talas utuh sangat tinggi, di antaranya karbohidrat dan serat. Dengan mengonsumsi talas dapat bermanfaat bagi pencernaan, tekanan darah, sebagai sumber energi, hingga jantung.

  1. Gadung

Gadung biasanya memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan beras, kentang, atau jagung. Karenanya, umbi gadung ini sering dijadikan alternatif yang murah dalam menghemat uang belanja.

Meskipun mempunyai kandungan gizi yang tinggi, tetapi apabila pengolahannya salah justru dapat menyebabkan keracunan, pusing, hingga muntah. Gadung menghasilkan tepung yang dapat dijadikan sebagai tambahan dalam pembuatan makanan tradisional.

  1. Sukun

Kandungan gizi yang terdapat dalam sukun utuh adalah vitamin, protein, dan karbohidrat yang disebut lebih tinggi dari umbi-umbian lainnya. Selain itu, tepung yang dihasilkan dari tanaman sukun ini bahkan memiliki nilai gizi yang setara dengan beras.

  1. Ubi Jalar

Ubi Jalar jika disimpan lebih lama, rasanya akan semakin manis dan enak. Selain itu, ubi jalar kaya akan vitamin, antioksidan, mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

  1. Gembili

Gembili biasanya menjadi makanan favorit bagi masyarakat pedesaan karena cara pengolahannya yang mudah dan rasanya yang enak.

Gembili utuh mengandung banyak gizi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, yakni kalsium, protein, karbohidrat, dan vitamin A.

Makanan olahan yang berbahan dasar gembili memiliki banyak varian, misalnya kerupuk, kue tradisional, hingga mie.

Bagimana gaess? Silakan mencoba bahan pangan alternatif yang sama-sama menyehatkan, saat harga beras masih melambung tinggi tak terjangkau kantong yang kempis. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.