“Kalau semangat saling menjaga dan membantu, maka inilah gotong-royong,”
– Ganjar Pranowo
Kemunculan paket bantuan bergambar salah satu bakal calon pasangan kepala daerah di Pilkada Sukoharjo, Jawa Tengah sempat bikin geger masyarakat.
Penempelan foto kepala daerah di paket-paket bantuan sosial (bansos) banyak dianggap negatif karena terkesan seperti kampanye. Apalagi beberapa kepala daerah di Jawa Tengah menjadi petahana dalam Pilkada mendatang.

Bawaslu Sukoharjo pun telah mendapat informasi ada bantuan hand sanitizer dan masker yang disisipi kampanye bakal calon peserta Pilkada Sukoharjo 2020. Terkait hal ini, Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto mengaku telah melayangkan peringatan.
Peringatan tersebut sesuai dengan surat yang dikeluarkan Bawaslu RI nomor 0256/K.BAWASLU/PM.00.00/04/2020 yang memberi perintah kepada Bawaslu kabupaten/kota melakukan tindakan pencegahan pelanggaran Pilkada.
Meskipun Bawaslu tak melarang siapa pun membantu warga terdampak COVID-19, namun Komisioner Divisi Data Informasi dan Hukum Bawaslu Sukoharjo, Muladi Wibowo, mengakui bantuan yang berasal dari uang negara tidak boleh dimanfaatkan dengan menempel foto atau stiker bergambar bakal Cabup-Cawabup.
Berbeda dengan Sukoharjo, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo justru menempeli paket bantuan dengan stiker berslogan semangat pada masyarakat dalam menghadapi COVID-19.

“Tidak usah, tidak usah pakai stiker pemerintah. Kita mengajak masyarakat saja untuk mereka tetap semangat,” ujarnya
Paket Bantuan Sosial Masyarakat Terdampak COVID-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah mulai disalurkan melalui Kantor Pos itu terlihat terdapat stiker bertuliskan ‘Tetep Semangat, Corona Pasti Minggat’. Di bawahnya terdapat hashtag #diRumahSaja #JagaJarak #PakaiMasker #CuciTanganPakaiSabun.

Menurutnya, jika masyarakat tetap semangat dan saling menjaga antar sesama, maka itulah cara gotong-rotong.
“Kalau semangat saling menjaga dan membantu, maka inilah gotong-royong,” tuturnya.
Ganjar juga menyebutkan bahwa pemberian stiker berslogan semangat itu untuk menepis ramainya bantuan yang diberi label tertentu.