Sabtu, April 18, 2026

Kontroversi Pengangkatan Deddy Corbuzier Jadi Stafsus Menhan di Tengah Pemangkasan Anggaran

MELIHAT INDONESIA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengangkat selebritas Deddy Corbuzier, sebagai staf khusus (stafsus), di tengah pemangkasan anggaran.

Dedy yang memiliki nama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo diangkat sebagai stafsus bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Pengangkatan Dedy, yang juga merupakan Letkol Tituler, mendapat sorotan, di tengah banyaknya masyarakat bawah yang terdampak pemangkasan anggaran pemerintah.

Selain Deddy Corbuzier, pada Selasa, 11 Februari 2025, empat Stafsus Menhan lainnya juga dilantik, termasuk Mayjen TNI (Purn) Sudrajat (Diplomasi Pertahanan) dan Kris Wijoyo Soepandji (Tata Negara).

Kepala Biro Info Pertahanan Setjen Kemenhan RI, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, mengatakan Deddy Corbuzier ditunjuk ebagai stafsus karena dinilai ahli komunikasi dan berpengaruh sebagai influencer.

“Karena kita tahu Pak Deddy ahli komunikasi, dalam arti influencer,” katanya.

Sebagai stafsus Menhan, Deddy bertugas menyosialisasikan kebijakan Kementerian Pertahanan ke masyarakat.

Deddy Corbuzier mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai Stafsus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Peneliti Seknas Fitra, Gulfino Guevarrato, menilai pelantikan itu tidak etis di tengah efisiensi anggaran, sementara banyak tenaga honorer dan staf tidak diperpanjang.

Gulfino Guevarrato mempertanyakan urgensi pelantikan ini.

Sementara pengamat militer Khairul Fahmi menyoroti pengelolaan anggaran Kemenhan di tengah efisiensi.

Khairul Fahmi menekankan pentingnya pertimbangan matang dalam pelantikan Stafsus, asalkan anggaran dikelola bijak dan berdampak positif bagi Kemenhan.

Khairul menyarankan Deddy berhati-hati dalam bertindak dan menghindari kontroversi agar tugas komunikasi sosialnya berjalan lancar. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.