Masyarakat di setiap daerah itu butuh didengar, aopa yang menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari mereka. Itu mengapa setiap kepala daerah dituntut untuk peka terhadap kehidupan warganya dan tanggap dengan permasalahan yang sedang terjadi.
Itulah yang sedang dibangun oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam programnya menyambangi warga, yang dipanggil Sambung Rasa.
Kali ini kegiatan sambung rasa digelar Pemkab Klaten di Gedung Serbaguna Desa Kwaren, Ngawen, Selasa (12/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendengarkan langsung suara masyarakat sekaligus memberikan layanan publik secara cepat dan dekat.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh interaksi. Warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya dari Kepala Desa Kwaren, Suratman, yang menyoroti pentingnya perbaikan jembatan poros desa penghubung Desa Pepe, Manjungan, dan Tempur Sari.
Kondisi jembatan saat ini membuat kendaraan roda empat harus bergantian saat berpapasan, sehingga memperlambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
Selain itu, ia juga mengajukan perbaikan gedung SD, akses jalan pertanian, dan infrastruktur pendukung lainnya. Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, langsung menanggapi dengan komitmennya yang akan menindaklanjuti bersama Dinas PUPR.
Menurut Hamenang, Sambung Rasa adalah wujud pemerintahan yang proaktif, di mana layanan publik dibawa langsung ke masyarakat. Layanan yang diberikan meliputi administrasi kependudukan (Dukcapil), pemeriksaan kesehatan gratis, perpustakaan keliling, promosi produk UMKM, hingga pemberian bantuan sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pikiran antara pemimpin daerah dan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari TP PKK Desa, RT/RW, Karang Taruna, pelajar, hingga tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto menyerahkan berbagai bantuan dari Baznas Klaten, Bank Klaten, PDAM, PT Aneka Usaha, Dinsos P3APPKB, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan format tatap muka seperti ini, pemerintah berharap terjalin komunikasi yang lebih erat, aspirasi tersampaikan tanpa hambatan, dan pembangunan di Klaten dapat merata sesuai kebutuhan nyata di lapangan.