MELIHAT INDONESIA, SLAWI – Berbagai cara terus dilakukan Calon Bupati Tegal nomor urut 1, Bima Eka Sakti untuk mengetahui langsung kondisi masyarakat.
Dia keliling dari satu desa ke desa lain bahkan menginap di rumah warga. Saat menginap di rumah warga kali ini, dia menerima doa istimewa.
Setelah sebelumnya menginap di Tarub dan Bumijawa, kini dia menginap di kediaman Hj. Daonah di Desa Lebakwangi Kecamatan Jatinegara, Senin (14/10/2024). Hj. Daonah merupakan tokoh senior Muslimat NU di Jatinegara bahkan di Kabupaten Tegal.
“Alhamdulillah malam ini bisa menginap di rumah Hj. Daonah ditemani sedulur-sedulur warga sini. Meski hawanya dingin tapi jadi hangat karena sambutan yang saya terima,” kata Bima.
Bima pun langsung istirahat di atas kasur tanpa ranjang yang disediakan. Sampai keesokan harinya, Selasa (15/10/2024) dia mengikuti Salat Subuh berjamaah kemudian berbincang ringan dengan Hj. Daonah beserta keluarganya.
Setelah sekitar satu jam ngobrol, Bima langsung ditawari sambel dengkek khas buatan mbah hajah Daonah untuk sarapan pagi.
“Banyak hal yang saya temukan ketika menginap di rumah warga seperti ini. Selain mendengarkan aspirasi dari masyaraat dan para tokoh, belanja masalah dan mendengar curhatannya juga tentu ada kuliner istimewa yang menanti,” tambah Bima.
Menurut Bima, aspirasi dari tokoh muslimat sangat dia butuhkan untuk membangun Kabupaten Tegal. Tentu bukan sekadar bangunan fisik, lebih jauh lagi Bima mendengar berbagai pemikiran tentang pembangunan generasi muda Kabupaten Tegal.
“Mayoritas di Tegal ini kan kaum nahdliyin, maka pembangunan yang berbasis ahlus sunnah harus kita lakukan terutama dalam hal pembangunan sumberdaya manusianya. Masukan dari berbagai tokoh, termasuk tokoh muslimat seperti Hj. Daonah sangat kita perlukan,” kata Bima.
Hj. Daonah sendiri bersyukur masih ada calon bupati Tegal yang menyambangi dan menginap di rumah warga. Selain membuat bahagia, juga menumbuhkan semangat pembangunan warga persis yang dilakukan Umi Azizah, Bupati Tegal 2019-2024.
“Meski semalam ketiduran saat menunggu mas Bima Sakti datang di rumah, tapi alhamdulillah akhirnya bertemu waktu subuhan berjamaah di masjid desa,” kata Hj. Daonah.
Selain itu Hj. Daonah berpesan agar Bima Sakti terus berikhtiar jangan lelah dan pasrah sama Allah. Bahkan Hj. Daonah juga menberi doa khusus kepada Bima Sakti yang berpasangan dengan Muhammas Syaeful Mujab selama proses kampanye ini.
“Kulo cuma saged mendoakan dan pasti mendukung, tapi yang menjadikan itu Allah. Jadi njenengan tetap berdoa dan terus pegangan sholawat rahmah sehari 4444 kali,” katanya. (*)