Jumat, Mei 1, 2026

Mesra dan Harmonis Antara Gibran Dengan Titiek Soeharto Saat Kunjungan Kerja Bersama

Hubungan antara Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, semakin mencuri perhatian publik.

Dalam dua bulan terakhir, keduanya tercatat melakukan kunjungan kerja bersama ke dua daerah berbeda, yakni Sleman, Yogyakarta, dan Batam, Kepulauan Riau.

Momen kebersamaan ini bukan hanya memperlihatkan sinergi kerja antara eksekutif dan legislatif, tetapi juga menimbulkan spekulasi tentang makna politik di balik kedekatan mereka.

Kunjungan kerja pertama berlangsung di Sleman pada Selasa (8/7/2025).

Gibran dan Titiek bahkan berangkat dengan pesawat yang sama dari Jakarta.

Mereka kompak mengenakan kemeja sederhana saat memanen tebu bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di lahan milik TNI AU.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga turut hadir.

Usai kegiatan, Gibran menyampaikan terima kasih kepada Titiek karena mendampinginya sepanjang kegiatan, sembari menyebutnya sebagai “ketua komisi paling sakti”.

Selain panen tebu, keduanya juga bertemu dengan ribuan ibu-ibu peserta program MEKAAR, makan siang bersama di Warung Kopi Klotok, hingga berziarah ke makam pendiri Ponpes Sunan Pandanaran.

Kebersamaan mereka kembali terlihat dalam kunker ke Batam, Rabu (10/9/2025).

Kali ini, Gibran dan Titiek semakin mencuri perhatian lantaran mengenakan kemeja cokelat muda dengan warna senada.

Mereka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam bersama istri Gibran, Selvi Ananda, sebelum melanjutkan agenda ke Balai Perikanan Budidaya Laut Batam untuk memanen dan melepas benih lobster.

Momen kebersamaan semakin menonjol ketika Gibran, Selvi, dan Titiek terlihat berada dalam satu mobil menuju agenda selanjutnya.

Titiek menilai kedekatan ini sebagai wujud nyata kerja sama DPR dan pemerintah.

“Alhamdulillah kita bisa kerja bareng. Kan harus DPR sama pemerintah harus saling mendukung,” ujarnya. S

ementara pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, menilai kebersamaan Gibran dan Titiek memiliki dua dimensi.

Di satu sisi, ini menunjukkan harmonisasi eksekutif dan legislatif.

Di sisi lain, ia juga membaca adanya sinyal penguatan hubungan Gibran dengan Partai Gerindra, mengingat Titiek adalah kader Gerindra sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina partai.

Menurut Adi, momen ini bisa meredam spekulasi adanya ketegangan politik antara Gerindra sebagai partai pemenang pilpres 2025 dan kekuatan politik dari Solo.

“Kebersamaan semacam ini memberi pesan bahwa kedua belah pihak tetap solid,” tegasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.