Kamis, April 30, 2026

Polda Jateng Akui Tak Ada Peringatan saat Polisi Tembak Mati Pelajar SMK di Semarang

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengakui bahwa polisi berinisial Aipda R tidak memberi tembakan peringatan sebelum menembak siswa SMKN 04 Semarang hingga tewas.

“Tidak ada,” jawab Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, Kamis (28/11/2024).

Dia menjelaskan, tembakan yang dilesatkan Aipda R tertuju ke siswa SMK yang menurut polisi merupakan anggota gangster yang sedang tawuran di kawasan Semarang Barat.

“Tembakan itu mengarah ke korban (atau) pelaku tawuran tersebut,” jelas Artanto.

Sebelumnya, Artanto membeberkan bahwa pada saat kejadian, Aipda R melepaskan dua tembakan.

Tembakan pertama mengenai pinggang Gamma Rizkynata Oktafandy, korban tewas.

Adapun tembakan kedua mengenai rekan satu sekolah Gamma yang bernama Adam dan Satria.

Artanto menyebut bahwa keduanya terkena satu peluru yang sama. Adam terserempet di bagian dada, sementara Satria tertembak pada bagian tangan. Keduanya selamat.

Saat ini Polda Jateng tengah mengusut Aipda R atas dugaan menyalahi prosedur penggunaan senpi atau excessive action hingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.