Jumat, Mei 1, 2026

Polisi Tegas Larang Live TikTok Demo Buruh 28 Agustus di DPR

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak melakukan live streaming di TikTok atau media sosial lainnya saat aksi demo buruh di depan gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan imbauan ini disampaikan karena muncul modus baru oknum yang memanfaatkan keramaian demo untuk keuntungan pribadi sekaligus menyebarkan provokasi.

“Kami mengajak masyarakat tidak melakukan aksi dengan Live TikTok atau di media sosial dengan harap ada gift atau hadiah dan sebagainya. Kami berharap ini tidak terjadi lagi. Kami sudah sampaikan dan libatkan berbagai stakeholder,” ujar Ade Ary, Rabu (27/8/2025).

Ia menegaskan, siaran langsung selama demo dinilai rawan digunakan untuk ajakan provokatif, termasuk menyasar pelajar. “Mari sama-sama kita hindari pihak-pihak yang memanfaatkan situasi, masuk menyusup yang membuat nama menjadi tidak baik bagi para pihak yang sudah berkomunikasi baik dengan Polda Metro Jaya,” lanjutnya.

Tim siber Polda Metro Jaya akan melakukan patroli digital intensif selama aksi berlangsung dan siap berkoordinasi dengan platform seperti TikTok untuk menindak akun yang nekat melakukan siaran langsung provokatif. “Kami melakukan pemantauan dan edukasi. Tim sudah berkomunikasi serta memberi imbauan saat menemukan live yang bersifat provokasi, termasuk ajakan kepada pelajar,” tambah Ade Ary.

Polisi menegaskan akan menempuh jalur hukum jika ditemukan unsur pidana dari aktivitas siaran langsung. Peringatan ini mengacu pada insiden sebelumnya, di mana 196 pelajar diamankan karena ikut demo di jam belajar. Kebijakan Polda Metro Jaya juga sejalan dengan langkah pemerintah pusat, di mana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memanggil perwakilan TikTok dan Meta pada Selasa lalu.

Untuk menjaga keamanan, Polda Metro Jaya menurunkan 4.531 personel gabungan yang terdiri atas 2.174 personel Polda Metro Jaya, 1.725 personel BKO dari TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, Den C, Kodim Jakarta, Kogas Sabhara, Satpol PP, Dishub, serta 632 personel dari polres jajaran. Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Namun, larangan tersebut ternyata tidak diindahkan oleh sebagian masyarakat. Seorang driver ojek online dengan akun TikTok @ojolstoryKZR justru melakukan live streaming saat demo berlangsung. “Iya ini enggak bisa narik,” ujarnya dalam siaran langsung, Kamis (28/8/2025).

Dalam tayangan itu, ia tampak duduk di pinggir jalan kawasan Gerbang Pemuda, Senayan. Siaran langsungnya bahkan menarik hingga sekitar 4.400 penonton real-time. Setelah massa mulai bubar untuk istirahat salat Zuhur, sang driver pun kembali menawarkan jasa ojek online kepada orang-orang yang melintas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.