Pencarian terhadap pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet akhirnya berakhir. Syafiq Ali, pendaki yang sempat dinyatakan hilang selama 17 hari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim pencari dan penyelamat.
Kabar penemuan tersebut dikonfirmasi oleh tim SAR setelah proses pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan, petugas SAR, dan aparat terkait. Syafiq sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet, yang kemudian memicu operasi pencarian berskala besar.
Pencarian Syafiq Ali berlangsung selama lebih dari dua pekan dengan menghadapi tantangan berat. Tim SAR harus menyusuri medan terjal, cuaca yang kerap berubah, serta kondisi alam Gunung Slamet yang dikenal ekstrem. Proses pencarian dilakukan secara bertahap dengan memperluas area pencarian.
Setelah 17 hari pencarian, tim akhirnya menemukan Syafiq dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Gunung Slamet. Lokasi penemuan berada di area yang sulit dijangkau, sehingga evakuasi jenazah dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Setelah ditemukan, jenazah Syafiq Ali langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas mengingat kondisi medan yang berbahaya. Selanjutnya, jenazah dibawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Pihak berwenang belum menyampaikan rincian penyebab kematian dan menyatakan bahwa penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak terkait. Sementara itu, operasi SAR resmi dihentikan setelah korban berhasil ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko pendakian gunung dan pentingnya persiapan matang serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan saat melakukan aktivitas di alam terbuka.