Sabtu, Mei 2, 2026

Hoax, Video Kaesang-Gibran Ditolak Salaman Megawati, Guntur Romli Ungkap Fakta Sebenarnya

JAKARTA – Serangan fitnah dan hoax kembali dialami pasangan yang diusung PDIP Ganjar-Mahfud. Serangan kali ini ditujukan kepada Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP, usai menghadiri pengundian nomor urut capres di Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU), Selasa (14/11/2023) malam.

Potongan video Megawati yang seolah-olah tidak mau menyalami cawapres Gibran Rakabuming Raka dan adiknya Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, viral di media sosial. Video yang sengaja dipotong sehingga tampak Megawati seolah-olah menolak ajakan Gibran dan Kaesang bersalaman tersebut viral di berbagai platform media sosial, antara lain X dan TikTok.

Potongan video itu juga menampilkan Kaesang yang tampak seperti jongkok dan berbincang dengan Megawati yang duduk di kursi. Video tersebut diduga sengaja diedit untuk memframing seolah-olah Megawati tidak mau bersalaman dengan dua putra Presiden Joko Widodo.

Padahal, dalam video aslinya, sebelumnya baik Gibran ataupun Kaesang sudah bersalaman dengan Megawati. Namun, beberapa menit kemudian, Kaesang datang kembali ditemani Gibran. Ketua Umum PSI ini kemudian tampak seperti sedang jongkok di depan Megawati.

Video asli momen tersebut dibagikan oleh Mohamad Guntur Romli. Kader PDIP ini membagikan video versi asli yang menunjukan saat Gibran dan Kaesang bersalaman dengan Megawati.

“Detik-detik Ibu Megawati Difitnah Nyuekin Kaesang
0:10 Gibran & Kaesang sudah salim dgn Ibu Mega, tapi kayaknya actionnya kurang bagus, jadi harus diulang, di 1:22 Mas Ganjar beritahu Ibu Mega kalau ada Kaesang dianterin Gibran datang lagi, action! bersimpuh, cakep, Ibu Mega melayani percakapan (dgn senyuman) Dan arahan Konsultan, potong video terakhir Kaesang bersimpuh, bikin narasi “dicuekin Ibu Mega”, narasi lain “soal adab, sopan santun” JANGAN ADA video salaman, SEBARKAN.
Demikian fitnah menyebar Ibu Megawati nyuekin Kaesang untuk kebutuhan playing victim Silakan rakyat menilai sendiri, siapa yg jahat dgn berkedok sopan-santun,” tulis @GunRomli.

Sementara pegiat medsos Septian Raharjo juga ikut mengkritisi cara-cara hoax yang dilakukan buzzer untuk menyerang PDIP dan pasangan Ganjar-Mahfud. Melalui akunnya @gus_raharjo, dia juga menjelaskan kronologi yang sebenarnya.

“Sudah salim datang lagi jongkok, kakak menunjuk-nunjuk adik untuk meminta kembali menjumpai Ibu Mega . Karena angle shot foto awal belum bisa di Untuk Fitnah . Caramu memang ngeri harimau-harimau kecil,” twittnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.