Sabtu, Juni 27, 2026

7.000 Rumah di Brebes Terdampak Banjir, Ratusan Orang Masih Mengungsi

MELIHAT INDONESIA, BREBES – 7.000 rumah terdampak bencana banjir di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Brebes.

Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana menjelaskan, banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Pemali seiring intensitas hujan yang tinggi.

”Tidak ada tanggul yang jebol, tapi debit airnya besar sampai meluap, sehingga menyebabkan permukiman dan persawahan ini terendam,” kata Nana Sudjana dilansir Antara, Rabu (28/2/2024).

Dalam kunjungannya, Nana memastikan penanganan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dilakukan dengan baik.

Banjir di Brebes meluas hingga di 36 desa di enam kecamatan. Yakni Wanasari, Bantarkawung, Larangan, Jatibarang, Songgom, dan Kecamatan Brebes, yang menggenangi sekitar 7.000 rumah warga.

Untuk jumlah warga yang mengungsi, Nana menyebutkan, awalnya tercatat ada 850 warga, namun saat ini tinggal 500-an.

”Sekarang jumlah pengungsi sudah mulai berkurang seiring mulai surutnya air sehingga masyarakat sudah banyak yang kembali dan membersihkan rumah-rumahnya,” ujar Nana Sudjana.

Organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng menyerahkan bantuan senilai Rp300 juta berupa sembako, pakaian, dan obat-obatan, kepada korban banjir.

Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial senilai Rp118.305.000 untuk penanganan banjir di Brebes.

”Kami juga sudah mendirikan beberapa dapur umum untuk mendistribusikan makanan kepada masyarakat yang memang terdampak. Ada tiga titik dapur di Kecamatan Brebes,” tambah Nana.

Untuk mengantisipasi banjir di daerah tersebut, sebenarnya Pemprov Jateng telah mengantisipasi sejak awal dengan pembuatan tanggul beton pada 2016.

”Cuma kalau intensitas airnya cukup tinggi airnya meluap. Ini akan kami evaluasi, apakah akan kami tinggikan kembali? Nanti hasil evaluasi baru kami melakukan langkah-langkah,” kata ujar Nana.

Nana meminta masyarakat untuk tetap bersiaga dan waspada, serta menjaga kondisi kesehatan seiring dengan banjir yang terjadi.

”Tetap waspada, dan kami harapkan jaga kesehatan. Kami pun bersama TNI dan Polri tetap menjaga (keamanan) di kampung. Jangan sampai ada suatu permasalahan dengan barang-barang yang ada,” tandasnya. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.