Minggu, April 19, 2026

Prabowo Disebut Presiden Indonesia Paling Sial, Kok Bisa?

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Presiden Indonesia terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, menghadapi tantangan besar di awal masa jabatannya.

Banyak yang menyebutnya sebagai presiden paling sial karena harus menangani warisan utang yang cukup besar dari pemerintahan sebelumnya.

Prabowo mewarisi utang sebesar Rp 800 triliun dari pemerintahan Jokowi. Jumlah utang yang besar ini tentu menjadi beban tersendiri bagi pemerintahan baru, yang harus mencari solusi untuk mengelola dan membayar utang tersebut tanpa mengorbankan program pembangunan yang telah direncanakan.

Salah satunya diungkapkan Ekonom Senior INDEF Faisal Basri.

Tantangan ini memaksa Prabowo untuk segera merumuskan strategi ekonomi yang efektif guna mengatasi beban utang sambil tetap menjaga stabilitas ekonomi.

Pengelolaan utang yang cermat dan kebijakan fiskal yang bijaksana menjadi kunci agar pemerintahan Prabowo dapat menjalankan program-programnya tanpa terkendala oleh masalah finansial.

“Pak Prabowo ini adalah presiden yang paling sial sebetulnya. Kenapa sial dia diwariskan oleh beban yang sangat besar,” kata Faisal dalam diskusi publik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/6), seperti dilansir banyumasTribunnews.com.

Ia mengungkap tahun depan utang jatuh tempo yang dibuat Presiden Jokowi sebesar Rp 800 triliun.

Agar ada perubahan, Prabowo Subianto harus berani melepaskan ikatan dengan Jokowi.

“Karena kerusakan ini warisan akan mendekatkan diri kita ke jurang. Kalau ini yang terjadi paling lama 2026 itu akan meledak,” tegasnya. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.