MELIHAT INDONESIA, GARUT – Garut merupakan salah satu destinasi populer di Jawa Barat yang selalu dipenuhi wisatawan. Panorama perbukitan yang indah, budaya yang kental, hingga sektor ekonomi kreatif yang mengagumkan, menjadi daya tarik utama kota yang dijuluki Swiss van Java ini.
Akses yang semakin mudah, hanya sekitar 1,5 jam dari Bandung, juga menjadi faktor penting yang membuat Garut semakin populer.
Mengutip www.indonesia.travel.id, jika berkunjung ke Garut, tidak lengkap rasanya jika tidak membawa pulang 3 oleh-oleh produk ekonomi kreatif khasnya ini.

Kerajinan Akar Wangi
Akar wangi, yang masih satu keluarga dengan serai dan padi, memiliki nama ilmiah Vetiveria zizanioide dan hanya tumbuh subur di tiga wilayah di dunia, yaitu Haiti, Jamaika, dan Indonesia (Garut). Selain digunakan sebagai obat sakit gigi, rematik, dan penghilang bau mulut, akar wangi juga menjadi bahan baku kerajinan seperti tas, pajangan, dan boneka anyaman berbentuk domba. Menariknya, akar wangi dari Garut juga diekspor ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Harga kerajinan ini bervariasi dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan tingkat kerumitannya.
Dodol Garut
Berkunjung ke Garut tanpa membeli dodol rasanya kurang lengkap. Camilan manis legit ini merupakan ikon kuliner Garut, yang membuat kota ini dijuluki Kota Dodol. Dodol khas Garut mudah ditemukan di seantero Garut dengan berbagai variasi rasa seperti wijen, kacang, nanas, nangka, stroberi, hingga durian.

Kecap Manis Cap Kuntji
Kecap manis cap Kuntji yang telah hadir sejak tahun 1960-an adalah bagian tak terpisahkan dari kuliner Garut. Kecap ini diproduksi oleh perusahaan Tin-Tin yang didirikan oleh pasangan suami istri Lie Ma Pan dan Tan Soe Ing. Mereka meracik kecap manis cap Kuntji secara tradisional dengan komposisi ramuan sederhana, yang membuatnya diterima baik oleh masyarakat Garut. Kini, pabrik Tin-Tin juga memproduksi berbagai jenis kecap lain dan cuka makan dengan merek yang berbeda. Jangan lewatkan membeli kecap manis cap Kuntji yang legendaris ini saat berkunjung ke Garut.
Saat berkunjung ke Garut nanti, jangan pulang sebelum belanja oleh-oleh khasnya, ya! (**)