Minggu, April 19, 2026

Keluarga: Sebelum Meninggal dr Aulia Masih Dipalak Rp225 Juta

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Mahasiswi PPDS Anestesi Undip, dr Aulia Risma Lestari diduga menjadi korban bullying dan pemerasan hingga akhir hayatnya.

Ibu dr Aulia, Nuzmatun Malinah bercerita, anak masih membayar iuran pada bulan Agustus 2024, di mana dr Aulia ditemukan meninggal tanggal 12.

“Terakhir membayar sampai terakhir, karena bulanan, Agustus itu masih, walaupun nominalnya kecil,” ucap Nuzmatun di Semarang, Rabu (18/9/2024) malam.

Kata dia, iuran dengan nominal cukup besar memang terjadi pada semester pertama PPDS.

“Itu (iuran) yang di satu semester pertama itu (untuk keperluan) senior. Kalau selebihnya itu untuk kebutuhan se-angkatan,” imbuh Nuzmalinah.

Di tempat yang sama, kuasa hukum keluarga dr Aulia, Misyal Achmad membeberkan adanya iuran hingga ratusan juta rupiah yang diduga terkait perundungan di lingkungan PPDS Undip.

“Nilai uang itu Rp225 juta, tapi kita nggak tahu penggunannya ke mana saja. Masih diperiksa oleh kepolisian melalui rekening koran,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi Fakultas Kedokteran Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) tewas dengan janggal.

Ia ditemukan tergelatak tak bernyawa pada Senin (12/8/2024) di kamar indekosnya di Kelurahan Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mahasiswi yang menempuh pendidikan dan berpraktik di RSUP Dr Kariadi tersebut diduga merupakan korban perundungan. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.