Minggu, Mei 3, 2026

Kejanggalan Bermunculan: Polisi Klaim Tembak Pelajar SMK karena Diserang, Rekaman CCTV Tunjukkan Hal Lain

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Insiden penembakan pelajar SMK oleh anggota polisi di Jalan Candi Penataran Raya, Kota Semarang terekam kamera pengawas atau CCTV.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang mengeklaim bahwa oknum polisi berinisial Aipda RZ terpaksa melesatkan tembakan lantaran diserang sekelompok pemuda yang ia sebut gangster.

Namun, rekaman CCTV yang telah dikantongi keluarga korban penembakan tersebut memperlihatkan hal berbeda dari keterangan yang disampaikan pihak polisi.

Di rekaman tersebut tidak ada penyerangan kepada polisi. Yang ada justru orang berseragam polisi tampak memberhentikan sepeda motor di tengah jalan depan Alfamart Candi Penataran.

Saat itu, polisi itu terlihat menodongkan pistol sambil menghadang sepeda motor yang diduga dikendarai rombongan korban.

Orang yang diduga polisi itu membidik tiga sepeda motor yang melaju kencang. Tidak jelas berapa kali ia menembak. Namun, sedikitnya ada dua tembakan.

Rekaman CCTV tersebut diperlihatkan kepada wartawan oleh keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy korban tewas karena ditembak polisi.

Keluarga almarhum Gamma juga mengaku sudah menujukkan rekaman itu kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Sudah kami tunjukkan ke Komnas HAM juga,” ujar keluarga korban yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di Kota Semarang. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.