MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Mayor Teddy menjadi sorotan setelah menerima kritikan dari AKBP Netty Siagian, seorang perwira menengah Polri. Dalam sebuah unggahan video di Instagram @paskisanya19, AKBP Netty meninggalkan komentar pedas terkait sikap Mayor Teddy saat berada di dekat Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.
Netty menyoroti posisi Mayor Teddy yang dianggap tidak pantas, bahkan menyebutnya telah “lupa daratan.” Komentar ini langsung menuai perhatian dari netizen lain, yang penasaran dengan keberanian Netty mengkritik seorang perwira TNI.
Siapa AKBP Netty Siagian?
AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.H., M.M. dikenal sebagai sosok perwira yang tak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki rekam jejak karier yang mengesankan. Ia merupakan istri Brigjen Pol Puji Santosa, Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Staf Utama Operasi (Karorenmin Stamaops) Mabes Polri, dan ibu dari dua anak perempuan, Neysa dan Sheyna.
Sebagai lulusan cumlaude di bidang Ilmu Hukum, Netty pernah menjabat sebagai Kapolsek Sunda Kelapa di Kepulauan Seribu pada 2018. Saat ini, ia bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Netty juga pernah menerima penghargaan “Indonesia Women Excellence Award 2021” atas dedikasinya di bidang hukum dan kepolisian.
Karier Brigjen Pol Puji Santosa, Suami AKBP Netty
Brigjen Pol Puji Santosa adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 dan memiliki pengalaman panjang di dunia brimob. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Lingga pada 2013—2014 sebelum menduduki posisi strategis lainnya, seperti Kasat Brimob Polda Jabar dan Karoops Polda Jatim.
Pada November 2024, Puji berhasil pecah bintang, menjadikannya Brigadir Jenderal. Saat ini, ia menjabat sebagai Karorenmin Stamaops Polri. Sepanjang kariernya, Puji dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam tugasnya.
Karakteristik Netty dan Jejak Kritisnya
Netty, yang juga dikenal dengan panggilan “polwan cantik,” memiliki pengalaman unik di dunia kepolisian, termasuk saat menjadi Kanit Brigadir Motor (BM) Ditlantas Polda Metro Jaya. Tim “The Road Force Blue,” yang dipimpinnya, sering melakukan patroli menggunakan motor besar jenis Harley Davidson.
Netty memiliki keberanian menyuarakan kritik, seperti yang ia tunjukkan terhadap Mayor Teddy. Langkah ini mencerminkan sikapnya yang tegas dalam menegakkan etika, terutama di lingkungan institusi negara.
Kritik yang Menuai Perhatian
Komentar Netty terhadap Mayor Teddy mencerminkan pandangan tegasnya terhadap profesionalisme dan tata cara berperilaku. Meski menuai beragam tanggapan, keberanian Netty memperlihatkan sisi disiplin seorang perwira Polri yang selalu menjunjung tinggi nilai etika dalam berkarier. (**)