Kamis, Mei 7, 2026

Viral Suara Tak Senonoh di Speaker GBK, Manajemen Akui Kelalaian

Suara desahan perempuan yang terdengar dari pengeras suara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, viral di media sosial. Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menyebut insiden tersebut berasal dari kelalaian petugas dalam memutar playlist bebas hak cipta tanpa pemeriksaan menyeluruh.

“Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta tanpa melakukan pengecekan menyeluruh,” tulis PPK-GBK dalam pernyataan di media sosial, Minggu (13/7/2025).

Video kejadian itu pertama kali diunggah akun Instagram @info_jabodetabek. Dalam video, seorang pengunjung merekam suara berdesah yang terdengar dari speaker umum di area parkir GBK. Akun tersebut menulis, “Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Gelora Bung Karno, Jakarta. Seorang pengunjung merekam momen ketika speaker umum di area tersebut, yang biasanya memutar musik dan pengumuman, tiba-tiba mengeluarkan suara aneh yang mengundang perhatian para pengunjung yang sedang berolahraga maupun melintas.”

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Administrasi PPKGBK Asep Triyadi mengatakan insiden tersebut terjadi karena aplikasi musik yang digunakan secara acak memutar audio lain yang tidak layak untuk ruang publik, setelah satu rangkaian playlist selesai diputar.

“Dari hasil evaluasi internal, peristiwa itu terjadi akibat kelalaian petugas yang menyiapkan playlist di salah satu platform musik berbayar yang bebas hak cipta, tanpa melakukan pengecekan secara berkala dan menyeluruh,” jelas Asep.

Asep juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang yang tulus atas insiden pemutaran konten audio tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di kawasan publik GBK,” katanya dalam keterangan resmi dikutip dari Detikcom, Minggu (13/7).

Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen GBK telah mengambil sejumlah langkah perbaikan. Petugas yang lalai telah diberikan teguran keras dan dievaluasi. Seluruh daftar putar audio di kawasan GBK juga telah direview ulang. Kini, hanya playlist hasil kurasi resmi yang diizinkan untuk diputar.

“Sistem pemutaran audio kini diperketat, hanya dapat diakses oleh personel terverifikasi,” tulis manajemen. Selain itu, metode pemutaran audio kini menggunakan media offline yang tersimpan di desktop, bukan lagi melalui playlist online.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh beragam lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk memperkuat pengawasan serta kualitas pelayanan,” tutur Asep.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjunjung tinggi standar etika dan profesionalisme. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan akan terus berupaya menjaga GBK sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.