Minggu, April 19, 2026

Baru Sehari Diresmikan Prabowo, Koperasi Merah Putih di Tuban Langsung Tutup

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak ditutup hanya sehari setelah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (21/7/2025). Penutupan dilakukan oleh mitra koperasi, PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD), yang merasa kontribusinya tidak diakui dalam acara peresmian.

Dalam waktu kurang dari 24 jam usai peresmian yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, PT PPSD langsung membongkar gerai, menarik seluruh barang dagangan, bahkan mencopot papan nama koperasi yang memuat gambar Presiden.

Direktur PT PPSD, Anas Al Khifni, menuturkan bahwa pihaknya telah memberikan dukungan penuh sejak awal pendirian koperasi, termasuk renovasi bangunan, pengisian barang dagangan, hingga pendampingan manajemen. Koperasi tersebut bahkan disebut sebagai pilot project dari KDMP lainnya.

“Mulai awal pendampingan hingga berdiri sampai diresmikan adalah murni kami support penuh kami, mulai dari renovasi bangunan, isi koperasi, manajemen hingga akhirnya menjadi pilot project dari KDMP lainnya,” jelas Anas, Rabu (23/7/2025).

Namun, saat acara peresmian, peran besar PT PPSD sama sekali tidak disebutkan oleh Ketua KDMP dan Kepala Desa Pucangan. Sebaliknya, disebutkan bahwa dukungan berasal dari BUMN dan PT Pupuk Indonesia yang menurut Anas sama sekali tidak terlibat.

“Ini bukan persoalan kami tidak disebut saat peluncuran KDMP, tetapi kami khawatir ada pihak yang menumpangi demi kepentingan di hadapan Pak Presiden,” ucap Anas.

Ia menambahkan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan secara resmi melalui surat bernomor 002/032/Perkom-PPSD/VII/2025, tertanggal 22 Juli 2025, yang ditujukan kepada Kepala Desa Pucangan. PT PPSD juga mengaku telah melakukan pembinaan selama lebih dari 1 tahun 7 bulan sebelum peresmian.

“Mereka bicara ke kami gugup, sehingga tidak menyebutkan support kami, tapi anehnya malah menyebutkan support dari BUMN, padahal sejatinya tidak ada,” imbuh Gus Anas, menanggapi klarifikasi dari pihak desa dan koperasi.

Setelah pemutusan kontrak, seluruh isi gerai dibongkar dan dipindahkan ke koperasi lain. Aksi ini sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.

Meskipun kecewa dan menarik diri dari koperasi di Pucangan, PT PPSD menyatakan tetap mendukung penuh program Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan perekonomian desa.

“Kami tetap akan support KDMP yang digagas oleh Pak Presiden Prabowo Subianto. Dan alhamdulillah saat ini sudah ada di beberapa titik yang sudah kami support baik permodalannya, dan pendampingannya seperti di Gresik, Palang Tuban, Rangel Tuban dan Baureno Bojonegoro,” pungkas Anas.

Sementara itu, Kepala Desa Pucangan belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menyatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari Kepala Desa sebelum memberikan komentar lebih lanjut.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.